Sardi Effendi Desak Kenaikan Anggaran BOSDA SD dan SMP di KUA-PPAS 2023 Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 4 Agustus 2022 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi.

KOTA BEKASI – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mendesak agar KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara ) Tahun Anggaran 2023 mendatang memperjelas penganggaran BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) SMP Negeri yang dianggarkan sebesar Rp90 ribu per siswa dinaikkan menjadi Rp100 ribu.

Begitu juga BOSDA Sekolah Dasar Negeri yang sedari dulu dianggarkan sebesar Rp30 ribu per siswa, kata dia, juga harus ada dinaikkan.

Kenaikan anggaran BOSDA tersebut menurut Bang Sardi sapaan akrabnya, dimaksudkan agar kegiatan operasional sekolah dapat berjalan dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta Inspektorat Kota Bekasi membuat mekanisme dan mengawal pencairan BOSDA ini langsung ke sekolah-sekolah. Mekanisme pencairan agar langsung ke sekolah SMP dan SD Negeri, jangan lagi terkonsentrasi di Dinas Pendidikan Kota Bekasi,” ujar Bang Sardi kepada rakyatbekasi.com, Kamis (04/08/2022).

Lebih lanjut mantan Ketua Komisi IV ini mengatakan bahwa jika pencairan BOSDA masih terkonsentrasi ke Dinas Pendidikan, tentunya akan menambah beban sekolah-sekolah yang saat ini kondisinya masih kekurangan tenaga pengajar atau guru. “Agar langkah-langkah strategis dapat diambil oleh para Kepala Sekolah, agar segala macam persoalan dan permasalahan yang terjadi di sekolah dapat segera diatasi,” bebernya.

“Ini momentum yang sangat tepat untuk membenahi mekanisme pencairan BOSDA yang ruwet dan berbelit-belit, karena bertepatan dengan berbagai persoalan saat pelaksanaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang dihadapi sekolah negeri dapat teratasi dengan pencairan BOSDA yang tepat waktu,” terangnya.

Selain Inspektorat Kota Bekasi, Bang Sardi juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar turut mendukung dalam membenahi persoalan BOSDA dengan mempersiapkan para kepala sekolah untuk menerima langsung pencairannya di sekolah masing-masing.

“Masa kalah dengan kabupaten dan kota lain yang BOSDA-nya sudah langsung dicairkan ke sekolah-sekolah. Karena ujung tombak peningkatan mutu pendidikan ada di sekolah, tempat para guru mengajar dan mendidik,” pungkasnya. (ADV)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve
Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan
Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional
Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran
Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup
DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik
DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang
Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:05 WIB

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:24 WIB

Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:53 WIB

Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:43 WIB

Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:47 WIB

Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca