Siapkan Juklak dan Juknis, Pemkot Bekasi Bakal Realisasikan Program Rp 100 Juta per RW

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 3 (tiga) Tri Adhianto dan Harris Bobihoe meluapkan keunggulannya dalam Debat Kedua Pilkada Kota Bekasi, Jumat (22/11/2024).

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 3 (tiga) Tri Adhianto dan Harris Bobihoe meluapkan keunggulannya dalam Debat Kedua Pilkada Kota Bekasi, Jumat (22/11/2024).

Janji politik Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengenai program Rp 100 juta per RW mulai memasuki tahap realisasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat ini tengah menggodok payung hukum serta petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) untuk memastikan program ini berjalan efektif dan akuntabel.

Program yang digagas pada masa Pilkada 2024 ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dan percepatan pembangunan di tingkat lingkungan terkecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyusunan Juknis dan Studi Banding ke Depok

Walikota Bekasi, Tri Adhianto, mengonfirmasi bahwa proses penyusunan regulasi sebagai landasan program sedang berjalan intensif.

Untuk mematangkan konsep, Pemkot Bekasi juga melakukan studi banding ke daerah lain yang telah memiliki program serupa.

“Regulasi sedang disiapkan, teman-teman (dari tim eksekutif dan legislatif) sedang melakukan kunjungan kerja ke Kota Depok untuk mempelajari implementasi di sana,” ujar Tri Adhianto kepada awak media, Selasa (05/08/2025).

Fokus Utama pada Mekanisme Pertanggungjawaban

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menekankan bahwa aspek paling krusial yang sedang dikaji adalah mekanisme pertanggungjawaban keuangan. Menurutnya, alur akuntabilitas akan dibuat secara berjenjang.

“Semua sedang disiapkan, karena pertanggungjawabannya nanti dari Camat, yang menerima laporan dari Lurah, dan Lurah dari RT serta RW selaku penyelenggara kegiatan,” jelas Junaedi di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (05/08/2025).

Kajian mendalam ini bertujuan agar dana yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat namun tetap dapat dipertanggungjawabkan dengan benar melalui Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

“Dana itu diberikan untuk dimanfaatkan, dengan catatan harus dipertanggungjawabkan secara jelas. Minimal harus ada laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ),” tegas Junaedi.

Alokasi dan Larangan Penggunaan Dana

Junaedi juga memberikan gambaran mengenai pemanfaatan dana Rp 100 juta per RW tersebut. Prioritas akan diberikan untuk kebutuhan infrastruktur dan sarana dasar di lingkungan. Beberapa contoh pemanfaatannya antara lain:

  • Pembangunan atau renovasi kantor RW yang belum layak.
  • Penyediaan sarana dan prasarana lingkungan.
  • Kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya yang disepakati bersama.

Namun, ia juga memberi catatan tegas terkait larangan penggunaan dana untuk pembangunan di atas lahan yang tidak memiliki status kepemilikan yang jelas.

“Program ini juga tidak boleh digunakan untuk membangun di atas tanah yang statusnya tidak jelas. Ini untuk menghindari masalah di kemudian hari,” sambungnya.

Menjamin Transparansi dan Mencegah Masalah Hukum

Pemkot Bekasi berkomitmen untuk menyusun Juknis dan Juklak secara cermat dan detail. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi, efektivitas, dan untuk mencegah potensi permasalahan hukum di masa depan.

Proses kajian yang hati-hati ini diharapkan dapat membuat program bantuan RW Bekasi ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Bekasi. Masyarakat diimbau untuk menantikan pengumuman resmi dari pemerintah terkait teknis pelaksanaan program ini.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Boros Listrik! Dishub Kota Bekasi Genjot Peremajaan 40 Ribu PJU Konvensional Jadi LED
Pemkot Bekasi Kebut Negosiasi Kompensasi TPST Bantargebang dengan DKI
Bangkitkan Nasionalisme Warga, Nawang Center Gelar Lomba Pidato Gaya Bung Karno di Stadion PCB
Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI
Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC
Siaga Penuh! Polda Metro Jaya Sikat Praktik Perjudian di Pilkades Kabupaten Bekasi 2026, 154 Desa Masuk Radar
Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN
Skandal Rp2 Triliun Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Didesak Ringkus Aktor Intelektual!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:16 WIB

Boros Listrik! Dishub Kota Bekasi Genjot Peremajaan 40 Ribu PJU Konvensional Jadi LED

Minggu, 20 September 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bekasi Kebut Negosiasi Kompensasi TPST Bantargebang dengan DKI

Minggu, 20 September 2026 - 08:26 WIB

Bangkitkan Nasionalisme Warga, Nawang Center Gelar Lomba Pidato Gaya Bung Karno di Stadion PCB

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

Buka Orientasi Maba UM Indonesia, Wali Kota Bekasi Tantang Mahasiswa Kritis dan Kuasai AI

Sabtu, 19 September 2026 - 03:10 WIB

Wali Kota Tri Adhianto, Ses Jampidsus dan Kajari Kompak Hadiri Laga Perdana Adhyaksa Bekasi FC

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x