Solidaritas Kemanusiaan: ASN Kota Bekasi Himpun Rp600 Juta untuk Korban Banjir Sumatera

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menunjukkan aksi nyata solidaritas kemanusiaan dengan menghimpun dana bantuan sebesar Rp600 juta.

Dana ini berhasil dikumpulkan dalam waktu singkat untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang di wilayah Sumatera dan sekitarnya.

​Penggalangan dana ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pihak swasta di lingkungan Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Respon Cepat Pemkot Bekasi

Bantuan kemanusiaan ini terkumpul hanya dalam kurun waktu lima hari, terhitung sejak periode 1 hingga 5 Desember 2025.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Agus Harpa Senjaya, mengonfirmasi bahwa bantuan tersebut kini telah didistribusikan langsung ke lokasi bencana.

​”Alhamdulillah, bantuan ratusan juta rupiah hasil gotong royong ini sudah mulai didistribusikan. Saya bersama Bapak Wali Kota Bekasi memfokuskan penyaluran ke wilayah Padang, tepatnya di Posko Utama Kota Padang dan SD 02 Cupak Tengah. Sementara itu, Bapak Wakil Wali Kota memimpin penyaluran bantuan ke wilayah Aceh,” ungkap Agus dalam keterangan resminya, Sabtu (06/12/2025).

​Agus menjelaskan bahwa pada tahap awal ini, bantuan difokuskan pada logistik makanan dan kebutuhan mendesak lainnya.

​”Harapan kami, bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Ini adalah bentuk konkret solidaritas kemanusiaan dari warga Kota Bekasi,” tambahnya.

Penyaluran Bantuan Bertahap dan Rencana Jangka Panjang

​Penyaluran bantuan ini dibagi menjadi dua tahap strategis untuk memastikan efektivitas penanganan pascabencana:

  1. Tahap Pertama (Logistik): Fokus pada kebutuhan sandang dan pangan yang mendesak. Uniknya, sebagian barang bantuan tidak dibawa dari Bekasi, melainkan dibeli langsung di lokasi bencana. Strategi ini diambil untuk mempercepat distribusi sekaligus membantu perputaran ekonomi lokal di daerah terdampak.
  2. Tahap Kedua (Infrastruktur): Pemkot Bekasi masih membuka penggalangan dana hingga 31 Desember 2025. Dana yang terkumpul pada tahap selanjutnya akan dialokasikan khusus untuk bantuan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

​Turun Langsung ke Lapangan

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota, Abdul Harris Bobihoe, dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan moril dan materiil. Tri Adhianto telah bertolak ke Padang pada Jumat (05/12/2025) sore.

“Hari ini saya berangkat ke Padang, menyusul jadwal Bapak Gubernur yang saat ini masih di sana sebelum beliau melanjutkan ke Sibolga dan Aceh,” ujar Tri Adhianto saat ditemui usai acara Bekasi Investment Gathering di Mega Hypermall Bekasi, Jumat (05/12/2025) lalu.

​Menurut Tri, timnya akan meninjau langsung posko pengungsian untuk memetakan kebutuhan yang paling mendesak (urgen).

​”Kami tidak membawa semua barang dari Bekasi. Nanti kita lihat ke posko, apa yang paling utama dibutuhkan, kita beli di lokasi lalu bagikan kepada warga. Ini agar bantuan tepat sasaran,” tegas Wali Kota.

​Sementara itu, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe dijadwalkan berangkat pada Sabtu (06/12/2025) dengan fokus menyisir wilayah Aceh sebelum bergabung di Padang.

​Sinergi Arahan Gubernur Jawa Barat

​Langkah cepat Pemkot Bekasi ini sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Gubernur mengimbau seluruh Kepala Daerah di wilayah Jawa Barat untuk menyisihkan anggaran, baik melalui Dana Bantuan maupun Belanja Tidak Terduga (BTT), guna membantu korban bencana di Sumatera.

​”Langkah Kota Bekasi ini adalah wujud gotong royong. Bukan hanya dari APBD, tapi kolaborasi seluruh ASN, stakeholder BUMD, Bank Jabar, dan pengusaha yang kami inisiasi untuk bergerak bersama,” pungkas Tri Adhianto.

​Bagi masyarakat Kota Bekasi yang ingin turut berpartisipasi dalam donasi tahap kedua untuk perbaikan infrastruktur, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca