Terkait Jual-Beli Pigura Wali Kota Bekasi, Kabag Humas: Buat Sesuai Pesanan OPD

- Jurnalis

Rabu, 22 November 2023 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bingkai bergambar wajah Tri Adhianto saat menjadi Wali Kota Bekasi - (ist - Alam)

Foto : Bingkai bergambar wajah Tri Adhianto saat menjadi Wali Kota Bekasi - (ist - Alam)

KOTA BEKASI – Terungkapnya praktek jual beli pigura foto Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto semasa definitif, dinyatakan Humas Pemkot Bekasi sebagai kekeliruan informasi.

Kabag Humas Pemkot Bekasi, Amsiyah menegaskan pihaknya tidak berinisiatif melakukan jual beli pigura bergambar orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut, melainkan atas dasar permintaan dari OPD masing-masing.

“Ini bukan paksaan dan inisiatif agar seluruh OPD membeli. Melainkan, Humas mendapat pesanan dan saya jelaskan Humas tidak memobilisasi, jadi OPD memesan ke kita. Contoh Pak Deded (Sekdisdik) waktu itu bilang, Bu Amsiyah boleh gak kita memesan langsung dari Humas, saya jawab ya bisa aja,” ucap Amsiyah saat menerima awak media di ruang kerjanya, Selasa (21/11/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amsiyah yang didampingi oleh Sub Koordinator Hubungan Dokumentasi Internal Humas Kota Bekasi, Diah Setiyawati dan Mukhlis, menjelaskan bahwa pembuatan pigura tersebut tidak dibiayai oleh APBD Kota Bekasi, alias menggunakan kocek pribadi.

“Kita itu pakai anggaran sendiri, karena APBD tidak menganggarkan,” kata Amsiyah.

Sebelumnya pihak Humas, lanjut Amsiyah, hanya sekedar melempar berkas foto ke grup WhatsApp OPD. Namun demikian, beberapa OPD meminta agar foto tersebut dicetak dan dipigurakan langsung oleh Humas.

“Kita punya berkas kita sebar ke OPD, silahkan cetak masing-masing. Tetapi karena ada yang memesan, ya kita silahkan. Dinkes pun memesan ke kita. Bu Tanti memesan ke kita tapi kita gak tahu untuk apa-apanya. Itu melalui anak-anak, jadi kita gak memaksa,” ucapnya berkelit

“Anak-anak Humas yang sepakat mengadakan dengan harga sebesar Rp250 ribu perpicis,” tambahnya.

Mengenai sumber dana dari pembayaran yang dilakukan masing-masing OPD, Amsiyah mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Hal itu menurutnya merupakan tanggungjawab pemesan.

“Kalau soal OPD bayar pakai apa kita gak tahu. Terserah mereka mau pakai uang apapun. Yang kita tahu mereka memesan ke kita,” katanya seraya membantah tudingan memanfaatkan wewenang dan jabatannya sebagai Kabag Humas untuk memperoleh keuntungan untuk pribadi maupun kelompok.

“Saya tidak datang ke Puskesmas maupun ke sekolah ataupun ke OPD lain. Jadi gak ada paksaan,” katanya lagi tanpa mengurai teknis pembayaran.

Sementara itu masih di tempat yang sama, Diah Setiyawati turut menimpali bahwa harga jual pigura tersebut lebih mahal karena pihaknya memesan ke percetakan dengan jumlah besar dan waktu produksi yang singkat. Sehingga biaya produksi lebih tinggi daripada umumnya.

“Harga tersebut lebih mahal, mungkin karena cetaknya dadakan sehingga harga lebih mahal. Yaudah deh yang penting cepat dan bisa cetak dalam jumlah besar dan waktu yang singkat,” ungkap Diah Setiyawati berseloroh.

“Bahkan ada yang pesan tapi sampai sekarang uangnya belum bayar. Gak tahu berapa banyak sih yang belum bayar. Tapi yaudah lah karena sudah ganti pimpinan juga,” katanya berkilah tidak mengetahui nama dan lokasi percetakan.

“Kami percetakannya juga tidak tahu dimana,” pungkasnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Berita Terbaru

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x