Tertunda sejak 2019, Dishub Targetkan Peralihan Terminal Induk di Bekasi Timur ke Jatiasih

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terminal Induk Bekasi Timur.

Terminal Induk Bekasi Timur.

KOTA BEKASI – Dinas Perhubungan Kota Bekasi berencana menyelesaikan sesuatu yang tertunda yakni rencana pembangunan Terminal Tipe A di Jatiasih sebagai opsi peralihan penggunaan Terminal Induk yang dinilai sudah tidak representatif untuk dipergunakan melayani penumpang.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan mengatakan bahwa rencana pembangunan Terminal Tipe A sudah diwacanakan sejak Tahun 2019 lalu, begitu juga dengan rancangan Detail Engineering Design (DED).

Terlebih lahan yang dibutuhkan untuk terminal tersebut sekitar 3 hektar telah diberikan oleh pengembang kepada Pemerintah Daerah secara cuma-cuma.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada target lagi terminal A kita ada salah satu pengembang yang akan memberikan yang akan memberikan lahan 3 hektar di Jatiasih. itu sebagai pengganti Terminal Induk yang sudah tidak mumpuni,” ucap Johan saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, dikutip Selasa (18/06/2024).

Pemindahan lokasian Terminal Induk di Bekasi Timur ke Jatiasih, kata Johan, bukan tanpa sebab maupun alasan, yakni lokasi tersebut tidak mumpuni bilamana dipergunakan kembali menjadi Terminal Induk.

“Keberadaan Terminal Tipe A kita itu akan dipindahkan ke Jatiasih yang harus didukung oleh infrastruktur. Kita sudah berkoordinasi melalui Dinas PU dengan Kementerian PU, kita sudah berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat. Prinsipnya semua akan mensupport, cuma ini ada tahapan-tahapannya yang harus dilalui,” jelasnya.

Apabila perencanaan pemindahan Terminal Induk ke Jatiasih berjalan dengan lancar dan on the progress, lanjut Johan, nantinya Terminal di Bekasi Timur akan menjadi Terminal berstatus Tipe B yang akan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat. Pada prinsipnya Jawa Barat siap mengelola (Terminal yang di Bekasi Timur), tetapi dengan catatan terminal A-nya sudah pindah ke sana walaupun masih tahap proses,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pihak pengembang yang memberikan lahan kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk dijadikan sebagai Terminal Induk ialah PT PMU yang diketahui memiliki lahan seluas 60 hektar.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?
Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai
Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?
TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:03 WIB

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:43 WIB

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:26 WIB

Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca