Sopir Angkot Mengeluh, Ketua DPRD Panggil Dishub Urai Polemik Trans Beken

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah sopir angkot menggelar aksi unjuk rasa menolak operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken) di depan Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

Sejumlah sopir angkot menggelar aksi unjuk rasa menolak operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken) di depan Stadion Patriot Chandrabhaga, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (10/02/2026).

Poin Utama:

  • Agenda Pemanggilan: DPRD Kota Bekasi segera memanggil Dishub terkait operasional Bus Trans Beken rute Harapan Indah (Medansatria) – Terminal Induk Bekasi.
  • Pemicu Konflik: Aksi protes sopir angkot dan Organda yang merasa terancam pendapatannya serta keberatan dengan aturan peremajaan armada.
  • Status Layanan: Saat ini layanan Bus Trans Beken masih digratiskan oleh Pemkot Bekasi sebagai masa uji coba.
  • Rekomendasi: Legislatif mendesak solusi win-win solution yang humanis agar tidak mematikan mata pencaharian pengusaha angkot.

​Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, memastikan pihaknya akan segera melayangkan pemanggilan resmi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Bekasi.

Langkah strategis ini diambil menyusul aksi protes sejumlah sopir angkutan kota (angkot) yang menggeruduk gedung wakil rakyat, mengeluhkan peluncuran operasional Bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken) yang dinilai mengancam mata pencaharian mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa DPRD Kota Bekasi Memanggil Dishub?

​Pemanggilan ini bertujuan untuk meminta penjelasan komprehensif terkait dinamika yang terjadi di lapangan pasca peresmian Bus Trans Beken oleh Wali Kota Bekasi.

DPRD menilai perlu ada klarifikasi agar peluncuran moda transportasi massal ini tidak menimbulkan gejolak sosial berkepanjangan di kalangan pelaku usaha transportasi.

​”Segera memanggil Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan polemik launchingnya Bus Keren ini. Jangan jadi polemik di masyarakat ataupun Organda, agar dijelaskan secara jelas-jelasnya ke DPRD,” kata Sardi Efendi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Selasa (10/02/2026).

​Apa Masalah Utama yang Dikeluhkan Sopir Angkot?

​Akar permasalahan bermula dari beroperasinya rute baru Trans Beken yang melayani koridor Harapan Indah (Kecamatan Medansatria) menuju Terminal Induk Bekasi.

Para sopir angkot dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) merasa keberatan karena rute tersebut bersinggungan langsung dengan jalur pencaharian mereka.

​Selain itu, Sardi menjelaskan bahwa Organda juga menyoroti regulasi peremajaan angkutan yang dianggap memberatkan para pemilik angkot di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Kebijakan ini dinilai belum selaras dengan kemampuan finansial para pelaku usaha angkutan konvensional.

​”Karena semua niatnya sama bagaimana Kota Bekasi Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya. Karena supir angkot ini kan merasa tidak disejahterakan, susah cari uang,” tutur politisi berlatar belakang akademisi tersebut.

​Bagaimana Solusi yang Ditawarkan DPRD?

​DPRD Kota Bekasi merekomendasikan pendekatan kolaboratif. Sardi menekankan pentingnya integrasi antara transportasi massal modern dengan angkutan kota yang sudah ada, bukan saling mematikan.

​Legislatif mendesak Kepala Dinas Perhubungan untuk tidak hanya bersikap tegas dalam menjalankan program, tetapi juga mengedepankan sisi humanis.

Komunikasi dua arah antara Pemkot Bekasi dan Organda dinilai krusial untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak (win-win solution).

​”Intinya bagaimana Organda ini berkolaborasi dengan Dishub seperti apa transportasi massal ini, supaya transportasi umum tersebut didukung oleh seluruh stakeholder perhubungan, jadi lancar,” tegasnya.

​Ia menambahkan, “Jadi kepala dinas ini jangan bikin program tegas-tegas aja, tapi harus ada rasa humanis secara kebersamaannya, ini yang harus dicari solusinya.”

​Melalui pemanggilan ini, DPRD berharap polemik Trans Beken dapat segera mereda dengan lahirnya kebijakan yang mengakomodasi modernisasi transportasi tanpa mengorbankan kesejahteraan sopir angkot lokal.

Warga Bekasi, bagaimana pendapat Anda? Apakah kehadiran Trans Beken sangat membantu mobilitas, atau perlu diatur ulang agar tidak merugikan angkot? Sampaikan komentar Anda di bawah ini!

Visited 92 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!
DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini
Plh Wali Kota Bekasi Diremehkan? Komisi 1 Kritik Pejabat Mangkir Apel
​2 Bulan Mandek! Ketua DPRD Kota Bekasi Tagih Realisasi Ganti Rugi Korban SPBE Cimuning
DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal
Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!
Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang
​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:42 WIB

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:28 WIB

DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Diremehkan? Komisi 1 Kritik Pejabat Mangkir Apel

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:42 WIB

​2 Bulan Mandek! Ketua DPRD Kota Bekasi Tagih Realisasi Ganti Rugi Korban SPBE Cimuning

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x