Poin Utama:
- Juara 1: Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
- Juara 2 & 3: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) dan BKPSDM.
- Indikator: Kecepatan respons, kualitas konten, dan tingkat interaksi (engagement) dengan warga.
- Tujuan: Mendorong transformasi digital birokrasi yang transparan dan adaptif.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi menobatkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan kinerja pengelolaan media sosial terbaik tahun ini.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi OPD dalam menyajikan informasi publik yang transparan, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat Kota Bekasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Siapa Saja Pemenang Penghargaan Media Sosial OPD Kota Bekasi?
Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja komunikasi digital perangkat daerah, Pemkot Bekasi mengumumkan tiga instansi terbaik.
DBMSDA Kota Bekasi sukses menempati peringkat pertama berkat responsivitas aduan infrastruktur yang tinggi.
Berikut adalah daftar lengkap pemenang penghargaan pengelolaan media sosial OPD:
- Peringkat I: Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).
- Peringkat II: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
- Peringkat III: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Apa Pesan Wali Kota Bekasi Terkait Pelayanan Digital?
Kepala daerah menekankan bahwa di era digital, akun media sosial resmi dinas bukan sekadar papan pengumuman, melainkan garda terdepan pelayanan warga.
Respons yang lambat di media sosial dapat mempengaruhi citra pemerintah secara keseluruhan.
”Media sosial OPD bukan sekadar alat publikasi, tetapi kanal komunikasi strategis antara pemerintah dan masyarakat. Informasi yang disampaikan harus cepat, akurat, dan memberikan kejelasan,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai memimpin apel di Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (12/01/2026).
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, pengelolaan kanal informasi yang baik akan berdampak langsung pada kepercayaan publik.
Ia meminta seluruh OPD mencontoh kinerja DBMSDA, Disdamkarmat, dan BKPSDM dalam merespons isu warga.
Bagaimana Kriteria Penilaian Kinerja Medsos OPD?
Penilaian kinerja humas digital ini tidak dilakukan secara sembarangan. Pemkot Bekasi menetapkan standar ketat untuk memastikan akun-akun dinas benar-benar berfungsi melayani warga, bukan sekadar bot.
Beberapa indikator utama penilaian meliputi:
- Konsistensi Unggahan: Frekuensi konten yang rutin dan terjadwal.
- Kualitas Informasi: Akurasi data dan kemudahan narasi untuk dipahami warga awam.
- Engagement: Tingkat interaksi aktif dengan masyarakat (balasan komentar/DM).
- Kecepatan Respons: Waktu yang dibutuhkan admin untuk menjawab aduan atau pertanyaan.
- Etika Komunikasi: Kepatuhan terhadap tata bahasa dan kesopanan di ruang publik.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh OPD di Kota Bekasi untuk terus berinovasi dalam transformasi digital.
Dengan demikian, citra Pemkot Bekasi sebagai birokrasi yang terbuka, adaptif, dan informatif dapat terus terjaga.
Punya aduan soal jalan rusak atau layanan publik lainnya? Segera hubungi akun media sosial resmi dinas terkait atau pantau terus update terbaru di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









































