Poin Utama:
- Capaian Unggulan: Realisasi Dana Rp 100 Juta per RW (Bank Sampah) dan operasional 56 Puskesmas (1 Kelurahan 1 Puskesmas).
- Kendala Anggaran: APBD 2025 masih merupakan perencanaan transisi, sehingga percepatan penuh baru ditargetkan pada 2026.
- Pekerjaan Rumah (PR): Penanganan jalan rusak, pengendalian banjir, dan revitalisasi pasar tradisional masih menjadi sorotan utama.
- Target Waktu: Februari 2026 menandai satu tahun kepemimpinan pasangan Tri Adhianto – Abdul Harris Bobihoe.
Menjelang genap satu tahun masa kepemimpinan pada Februari mendatang, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengklaim realisasi janji kampanye mulai berjalan efektif, meski mengakui masih terdapat pekerjaan rumah (PR) besar terkait infrastruktur dan penanganan banjir.
Refleksi kinerja ini disampaikan sebagai bentuk evaluasi transparansi publik atas jalannya roda pemerintahan di Kota Bekasi sepanjang tahun 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Saja Program Janji Kampanye yang Telah Terealisasi?
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengklaim telah menunaikan sejumlah janji politik prioritas yang digagas pasangan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe.
Fokus utama realisasi tersebut menyasar pada pemberdayaan lingkungan tingkat RW dan fasilitas kesehatan dasar.
”Kan banyak janji-janji politik yang sudah kita bisa realisasikan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangannya, Jumat (09/01/2026).
Salah satu program andalan yang disebut telah berjalan adalah kucuran Dana Rp 100 Juta per RW. Dana ini difokuskan untuk pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat, khususnya melalui program Bank Sampah guna menekan volume limbah dari hulu.
Selain itu, pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembangunan taman-taman kota terus digenjot untuk meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup.
Di sektor kesehatan, Pemkot Bekasi mencatatkan rasio fasilitas kesehatan yang ideal. Tri menyebutkan bahwa saat ini akses layanan kesehatan dasar semakin merata hingga ke tingkat kelurahan.
- Total Fasilitas: 56 Unit Puskesmas.
- Rasio: 1 Puskesmas di setiap Kelurahan.
Mengapa Masih Banyak Jalan Rusak dan Banjir di Kota Bekasi?
Meski memamerkan sejumlah capaian, Tri Adhianto tidak menampik adanya catatan minor dalam satu tahun pertamanya.
Ia mengakui secara terbuka bahwa persoalan infrastruktur dasar masih menjadi keluhan utama warga yang belum tertangani secara sempurna.
”Terutama bagaimana berkaitan bahwa jalan masih banyak yang rusak, banjir juga masih ada, dan beberapa pasar juga masih jadi PR buat kita bersama,” ungkap Tri.
Ia menjelaskan, kendala penanganan masalah tersebut pada tahun 2025 disebabkan oleh faktor transisi anggaran.
Perencanaan pembangunan daerah tahun lalu disusun oleh Kepala Daerah masa transisi sebelum dirinya dilantik penuh oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini membuat ruang gerak untuk eksekusi program visi-misi murni baru bisa dioptimalkan pada Tahun Anggaran 2026.
Apa Fokus Pembangunan Pemkot Bekasi di Tahun 2026?
Memasuki tahun 2026, Pemkot Bekasi menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur vital untuk menjawab keluhan masyarakat.
Tri menegaskan bahwa evaluasi kinerja akhir tahun 2025 menjadi landasan untuk perbaikan layanan publik, mulai dari perbaikan jalan berlubang hingga revitalisasi pasar tradisional.
”PR-PR ini lah yang saya kira sudah menjadi prioritas kita untuk bisa segera kita tangani pada Tahun 2026 mendatang,” tegasnya.
Pihaknya berharap dengan APBD murni yang telah disusun sesuai visi-misi kepemimpinannya, akselerasi penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur dapat berjalan lebih masif dibandingkan tahun sebelumnya.
Refleksi satu tahun ini menjadi tolak ukur bagi pasangan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe untuk membuktikan efektivitas kepemimpinan mereka di sisa masa jabatan.
Masyarakat Kota Bekasi kini menanti realisasi perbaikan infrastruktur yang dijanjikan pada tahun 2026.
Punya keluhan soal jalan rusak atau banjir di lingkungan Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau tulis di kolom komentar RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















