​Wali Kota Bekasi Atasi Saluran Air Mampet di Cimuning

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah), saat meninjau kondisi saluran air yang mampet akibat bangunan warga di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Kamis (26/02/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah), saat meninjau kondisi saluran air yang mampet akibat bangunan warga di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Kamis (26/02/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi: Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
  • Masalah Utama: Saluran air tidak terhubung dan sebagian tertutup oleh bangunan pribadi warga, memicu luapan air ke permukiman.
  • Tindakan: Pemkot Bekasi menerjunkan alat berat melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) serta Dinas Tata Ruang.
  • Target Waktu: Perbaikan infrastruktur dan penertiban saluran air dimulai dalam 1-2 hari ke depan (akhir Februari 2026).

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons cepat keluhan warga dengan meninjau langsung saluran air yang mampet dan memicu genangan di wilayah Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya pada Kamis (26/02/2026) pagi.

Inspeksi mendadak ini mengungkap fakta bahwa tersumbatnya aliran air menuju Kali Jambe sebagian besar disebabkan oleh tata letak saluran yang terputus serta berdirinya bangunan milik warga di atas drainase umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab Utama Banjir Genangan di Cimuning?

​Penyebab utama luapan air di kawasan tersebut adalah sistem drainase yang belum terhubung sepenuhnya dan beralih fungsinya saluran penghubung menuju Kali Jambe menjadi bangunan pribadi.

Kondisi ini membuat debit air tidak terarah dengan baik sehingga menggenangi area permukiman di sekitarnya.

​“Hari ini saya turun pagi karena memang ada saluran yang belum terhubung, sehingga air menjadi liar dan tidak masuk ke jalur yang semestinya. Insya Allah satu dua hari ini akan segera kita kerjakan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat meninjau lokasi saluran air di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kamis (26/02/2026).

​Medan pengerjaan perbaikan di lokasi diakui cukup berat karena memerlukan pembenahan tata ruang sekaligus infrastruktur fisik.

Oleh karena itu, intervensi menyeluruh sangat dibutuhkan agar masalah genangan dapat tuntas secara permanen.

​Kapan Alat Berat Pemkot Bekasi Turun ke Cimuning?

​Dinas Tata Ruang (Distaru) dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi dijadwalkan menurunkan alat berat ke lokasi dalam kurun waktu satu hingga dua hari ke depan.

Pengerahan alat berat ini merupakan langkah krusial untuk membongkar sumbatan permanen dan menata ulang jalur tata air menuju sungai.

​Sebelum pengerjaan fisik berskala besar dimulai, Wali Kota Bekasi memberikan peringatan tegas kepada oknum warga yang mendirikan bangunan di atas fasilitas umum saluran air.

Warga diimbau untuk bersikap kooperatif dengan menertibkan aset bangunannya masing-masing.

​“Saya berharap warga yang menggunakan saluran air sebagai bangunan bisa membongkar sendiri. Ini demi kepentingan masyarakat yang lebih luas agar tidak terdampak banjir akibat saluran yang tertutup,” tegas Tri.

​Apa Saja Langkah Penanganan Drainase di Mustikajaya?

​Pemkot Bekasi telah memetakan beberapa tindakan teknis untuk mengembalikan fungsi optimal drainase di wilayah Cimuning dan sekitarnya. Rencana penanganan tersebut mencakup:

  • ​Penyambungan alur saluran air yang sebelumnya terputus atau tidak terarah menuju Kali Jambe.
  • ​Pemberian imbauan pembongkaran mandiri, disusul penertiban paksa bangunan di atas saluran air jika diperlukan.
  • ​Pengerukan (normalisasi) dan perbaikan infrastruktur drainase menggunakan alat berat.

​Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen penuh menata kembali infrastruktur tata air di berbagai titik rawan genangan guna menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas banjir bagi seluruh warganya.

​Bagi warga Kota Bekasi yang mendapati kendala infrastruktur atau masalah layanan publik serupa di wilayahnya, segera sampaikan laporan melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi agar dapat segera ditindaklanjuti secara taktis di lapangan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:53 WIB

Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Berita Terbaru

SANG PENAKLUK VOC: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Sultan Agung, kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/07/2026). Penamaan jalan protokol strategis di sisi selatan rel kereta api ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram yang secara heroik memimpin invasi militer melawan VOC di Batavia sekaligus mewariskan sistem penanggalan kalender Jawa bagi Nusantara. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sultan Agung: Raja Mataram Penakluk VOC

Senin, 27 Jul 2026 - 12:13 WIB

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x