Wali Kota Bekasi Instruksikan Penelusuran Video Viral Dirut BUMD Diduga Tertidur Saat Rapat

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PT Sinergi Patriot (Perseroda) Aldo Sirait, duduk berdampingan dengan Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi saat Rapat Pansus 8 berlangsung, Rabu (19/11/2025).

Direktur PT Sinergi Patriot (Perseroda) Aldo Sirait, duduk berdampingan dengan Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi saat Rapat Pansus 8 berlangsung, Rabu (19/11/2025).

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons cepat isu viral yang melibatkan pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayahnya. Ia secara resmi menginstruksikan Sekretariat DPRD (Setwan) Kota Bekasi untuk melakukan penelusuran mendalam terkait beredarnya video Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi, yang dinarasikan tertidur saat rapat berlangsung.

​Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Rapat Ekspose bersama Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi, yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal BUMD Tahun Anggaran 2026.

​Mengedepankan Praduga Tak Bersalah

Dalam keterangannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia belum mau mengambil kesimpulan sepihak sebelum mendapatkan laporan kronologis resmi mengenai kejadian yang sebenarnya.

​”Saya sudah minta Ibu Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk membuat kronologis lengkapnya. Pemberitaan harus berimbang. Ada satu hal yang perlu dipastikan, apakah tidurnya pada saat rapat berlangsung, atau pada saat masa jeda dan skorsing,” ujar Tri Adhianto saat ditemui di kawasan Citra Grand Cibubur, usai meresmikan Puskesmas Jatirangga dan Jatiraden, Rabu (26/11/2025).

​Menurut Tri, klarifikasi waktu kejadian sangat krusial untuk menentukan apakah ada pelanggaran disiplin atau hanya kesalahpahaman persepsi publik.

​Etika Pejabat dan Pemanfaatan Waktu Skorsing

Wali Kota Bekasi menyadari bahwa dinamika rapat yang panjang bisa melelahkan. Ia menilai, jika kejadian tersebut berlangsung saat sesi break atau skorsing, hal itu masih manusiawi. Namun, konteksnya akan berbeda jika dilakukan saat rapat resmi sedang berjalan.

​”Kalau misalnya kejadian itu di masa skorsing, setiap orang bisa memanfaatkan waktu dengan seoptimal mungkin untuk istirahat,” jelasnya.

​Namun, ia juga menekankan pentingnya etika pejabat publik. Jika rapat sedang berlangsung, meskipun substansi pembahasan tidak langsung menyasar instansi yang bersangkutan, peserta rapat wajib mengikuti proses dengan tertib dari awal hingga akhir.

​”Tentu pada saat rapat, ada standar etika yang harus dipenuhi. Rapat itu intinya untuk mendengarkan. Jika esensinya sedang pelaksanaan rapat, eloknya para peserta harus terlibat aktif dan menghormati forum,” tegas pria yang akrab disapa Mas Tri ini.

​Evaluasi dan Keterbukaan Terhadap Kritik

​Menyikapi viralnya video ini, Tri Adhianto menganggapnya sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Ia mengajak seluruh jajarannya untuk tidak anti-kritik.

​”Saya kira ini bagian dari proses evaluasi dan dinamika yang ada. Saya fine-fine saja. Sebagai penyelenggara negara, kita harus siap dikritisi dan diberikan masukan untuk perbaikan,” tuturnya.

Sebagai penutup, Wali Kota Bekasi berharap insiden ini menjadi refleksi dan pembelajaran bagi seluruh jajaran Direksi BUMD maupun ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

Ia meminta agar kedepannya seluruh pejabat dapat lebih menjaga sikap dan mematuhi tata tertib saat menghadiri undangan dari legislator.

​”Yang penting kejadian seperti ini tidak boleh berlanjut dan terulang di masa depan. Kita jadikan ini sebagai bahan evaluasi bersama,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat Anda mengenai respons Wali Kota Bekasi terhadap kedisiplinan pejabat BUMD ini? Tulis komentar Anda di bawah.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur
Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4
Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas
Disdik Rancang Penerapan Tes Kemampuan Akademik untuk Guru
Investasi Kota Bekasi 2025 Tembus Rp 11,57 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi
Perumda Tirta Bhagasasi Siap Putuskan Kontrak Rekanan Swasta Kontraproduktif

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:45 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:26 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:30 WIB

Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:17 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca