BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengambil langkah cepat merespons kasus dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa siswa SDN 03 Kota Baru.
Pada Kamis (02/10/2025) sore, Tri Adhianto secara langsung menyambangi para siswa yang dirawat di Rumah Sakit Ananda, Bekasi.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik sekaligus menegaskan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam mengusut tuntas insiden ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pastikan Penanganan Terbaik dan Biaya Ditanggung Penuh
Didampingi jajarannya, Wali Kota berdialog dengan tim medis dan keluarga korban. Ia memastikan empat siswa yang masih menjalani perawatan mendapatkan penanganan optimal, menyusul dua rekan mereka yang telah diizinkan pulang pada siang harinya karena kondisi yang membaik.
Tri Adhianto mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam dan memberikan jaminan penuh dari pemerintah.
“Saya turut prihatin atas kejadian ini. Alhamdulillah kondisi para siswa sudah dalam penanganan tim medis dan mulai membaik. Saya pastikan seluruh biaya perawatan ditanggung hingga mereka benar-benar pulih,” ujar Tri Adhianto kepada jurnalis rakyatbekasi.com dalam keterangan resminya.
Perintah Tegas: Investigasi dan Evaluasi Menyeluruh
Tidak hanya memberikan dukungan moril, Tri Adhianto juga mengeluarkan perintah tegas kepada jajaran terkait untuk segera mengambil langkah konkret.
Ia mengumumkan bahwa Pemkot Bekasi telah menurunkan tim investigasi khusus untuk mengusut penyebab pasti dari insiden ini.
Langkah-langkah yang diperintahkan antara lain:
- Investigasi Menyeluruh: Tim gabungan ditugaskan untuk menelusuri alur pengadaan, pengolahan, hingga distribusi makanan.
- Evaluasi Total Penyedia Makanan: Kinerja dan standar operasional penyedia makanan (SPPG) yang terkait dengan kasus ini akan dievaluasi secara ketat.
- Uji Sampel Makanan: Melanjutkan proses uji laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diambil oleh Dinas Kesehatan.
Pengetatan Pengawasan Jadi Prioritas Utama
Wali Kota menegaskan bahwa program MBG merupakan sebuah ikhtiar baik yang harus dijaga kualitas dan keamanannya. Ia tidak ingin insiden ini mencederai tujuan mulia dari program tersebut.
“Program Makanan Bergizi Gratis ini adalah ikhtiar baik untuk menyehatkan generasi kita. Karena itu, keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan akan menjadi prioritas utama. Saya minta seluruh jajaran terkait untuk memperketat pengawasan,” cetusnya.
Imbauan kepada Orang Tua dan Pihak Sekolah
Menutup kunjungannya, Wali Kota Bekasi mengimbau agar para orang tua siswa dan pihak sekolah tetap tenang dan tidak panik. Ia menjamin bahwa pemerintah kota serius menangani masalah ini hingga tuntas.
”Pemerintah Daerah telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi menyeluruh, serta memastikan keberlanjutan program MBG berjalan lebih baik dan aman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















