Wali Kota Bekasi Targetkan Administrasi Selesai Juli 2025, PLTSa Bantargebang Siap Lelang

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tanggapi santai kritikan DPRD saat Sidang Paripurna, Kamis (12/06/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tanggapi santai kritikan DPRD saat Sidang Paripurna, Kamis (12/06/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa konsep administrasi kelanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Bantargebang akan diselesaikan pada Juli 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bekasi pada Kamis (12/06/2025).

“Hari ini kita mulai lagi. Doakan mudah-mudahan bulan depan konsep administrasi selesai. Feasibility study sedang kita perbaiki dan akan kita lelangkan. Mudah-mudahan PLTSa Bantargebang bisa segera dilanjutkan,” ujar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, dikutip RakyatBekasi.com, Sabtu (14/06/2025).

PLTSa Bantargebang: Solusi Sampah dan Energi Terbarukan

Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menangani 1.800 ton sampah per hari yang dihasilkan di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu solusi yang diusulkan adalah teknologi insinerator, yang memungkinkan sampah diolah menjadi tenaga listrik.

“Kalau kita tidak menggunakan teknologi, bagaimana sampah bisa diolah hingga tahap akhir? Teknologi ini harus kita yakini mampu menyelesaikan persoalan sampah,” tambahnya.

Proses Lelang dan Nilai Investasi Rp 1,5 Triliun

Saat ini, Pemerintah Kota Bekasi tengah mempersiapkan lelang tender untuk proyek PLTSa Bantargebang, dengan nilai investasi yang diproyeksikan mencapai Rp 1,5 triliun.

Tri Adhianto menegaskan bahwa proyek ini merupakan amanat undang-undang dalam pengelolaan sampah secara modern.

“PLTSa kita lagi persiapan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan lakukan lelang. Ini sudah menjadi amanat undang-undang bahwa pengelolaan sampah harus menggunakan metode yang efisien, salah satunya dengan insinerator,” jelasnya.

Pembelajaran dari Kota Lain dan Tantangan Hukum

Tri Adhianto mengakui bahwa beberapa kota besar seperti DKI Jakarta dan Surabaya telah memiliki PLTSa, tetapi belum mampu menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh.

Namun, ia optimistis bahwa Kota Bekasi dapat memulai langkah konkret dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi.

“Di beberapa tempat seperti DKI dan Surabaya, tentu belum bisa menyelesaikan 100% persoalan yang ada. Tapi lebih baik kita mulai agar bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, proyek PLTSa Bantargebang sempat menghadapi tantangan hukum, termasuk pembatalan kontrak kerja sama dengan konsorsium pemenang tender asal Tiongkok. Konsorsium tersebut sempat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, tetapi gugatan mereka ditolak.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x