Wali Kota Bekasi Upayakan TPP PPPK 100 Persen di Tahun 2026

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran menyapa  ribuan Honorer yang baru saja dilantik menjadi PPPK di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (02/07/2025).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran menyapa ribuan Honorer yang baru saja dilantik menjadi PPPK di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (02/07/2025).

​Poin Utama:

  • ​Target Kebijakan: Pemkot Bekasi membuka opsi pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PPPK secara penuh (100 persen) pada tahun 2026.
  • ​Kondisi Saat Ini: PPPK di lingkungan Pemkot Bekasi baru menerima besaran TPP sebesar 50 persen menyesuaikan kemampuan daerah.
  • ​Syarat Utama: Kenaikan bergantung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar belanja pegawai tidak melebihi 40 persen APBD.
  • ​Total Formasi: Terdapat 11.796 PPPK di Kota Bekasi (7.995 Murni dan 3.442 Paruh Waktu).

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah mengkaji opsi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur dengan menargetkan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 100 persen pada tahun 2026.

Kebijakan ini disiapkan untuk menyelaraskan standar kesejahteraan pegawai daerah dengan regulasi pemerintah pusat, sembari menunggu stabilitas kemampuan keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apakah TPP PPPK Kota Bekasi Akan Naik Menjadi 100 Persen?

​Peluang tersebut sangat terbuka mengingat Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah menyatakan komitmennya untuk menyesuaikan besaran TPP PPPK yang saat ini masih berada di angka 50 persen.

Penyesuaian ini merupakan respons langsung terhadap aspirasi pegawai dan aturan pusat yang berlaku.

​”Oh iya, itu kan sesuai dengan ketentuan. Jadi harus disesuaikan. Kalau itu memang aturannya, ya mengikuti,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangannya di Kota Bekasi, Minggu (04/01/2026).

​Langkah ini diharapkan menjadi angin segar bagi ribuan PPPK yang selama ini menanti penyetaraan hak pendapatan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya di lingkup Pemkot Bekasi.

​Apa Syarat Agar TPP PPPK Bisa Dibayar Penuh?

​Realisasi pembayaran TPP 100 persen tidak serta-merta dapat dieksekusi tanpa perhitungan matang. Tri Adhianto menjelaskan bahwa kebijakan fiskal daerah harus tetap sehat, di mana porsi belanja pegawai tidak boleh melebihi ambang batas 40 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​Oleh karena itu, strategi utama Pemkot Bekasi saat ini adalah menggenjot sisi pendapatan (revenue) agar ruang fiskal semakin lebar.

​”Kalau caranya hari ini, pertama kita mempertahankan pendapatan yang ada. Nah yang sekarang harus supaya nilai belanja pegawai itu kecil adalah bagaimana meningkatkan pendapatan daerah,” tutur Tri Adhianto.

​Jika pendapatan daerah meningkat signifikan, maka persentase belanja pegawai terhadap APBD akan turun secara otomatis.

Kondisi inilah yang akan memungkinkan alokasi anggaran tambahan untuk membiayai TPP PPPK secara penuh tanpa membebani neraca keuangan daerah.

​Berapa Jumlah PPPK yang Akan Terdampak Kebijakan Ini?

​Berdasarkan data terkini, kebijakan kenaikan TPP ini akan berdampak pada belasan ribu pegawai. Tercatat, total formasi PPPK di Kota Bekasi mencapai 11.796 orang, dengan rincian sebagai berikut:

  • ​PPPK Status Murni: 7.995 orang.
  • ​PPPK Status Paruh Waktu: 3.442 orang.

​Sebagai catatan sejarah anggaran, pada akhir tahun 2025 lalu, Badan Pengelolaan Keuangan Anggaran dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi telah menunjukkan komitmennya dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 73,6 Miliar pada APBD Perubahan 2025 untuk pembayaran rapelan TPP PPPK.

Hal ini menjadi preseden positif bahwa kesejahteraan PPPK terus menjadi prioritas kebijakan Pemkot Bekasi di bawah kepemimpinan Tri Adhianto.

​Rencana peningkatan TPP ini diharapkan dapat memacu kinerja para pegawai dalam memberikan pelayanan publik yang lebih prima kepada masyarakat Kota Bekasi.

Pemkot Bekasi akan terus memantau realisasi pendapatan daerah pada kuartal pertama 2026 sebagai landasan eksekusi kebijakan tersebut.

​Punya aspirasi atau keluhan terkait layanan publik di Kelurahan atau Kecamatan Anda? Sampaikan langsung melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x