22 Juta Dosis Vaksin Covid-19 BUMN Siap Meluncur Tahun Ini

- Jurnalis

Rabu, 3 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Antara).

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Antara).

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan vaksin pelat merah untuk virus Corona sudah hampir rampung.

Saat ini vaksin tersebut sedang menunggu Emergency Use Authorization (EUA) sebelum resmi meluncur ke publik.

“Kami sedang menunggu Emergency Use Authorization yang akan diberikan seminggu atau dua minggu lagi, saya masih menunggu,” ujarnya di sela Inaugurasi Rekrutmen Bersama BUMN di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Rabu (03/08/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erick mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan nama untuk vaksin tersebut. Namun, Erick masih belum mau mengungkapkan nama vaksin tersebut, karena terkait dengan hak cipta dan berbagai aturan.

Baca Juga:  KPK RI Tangkap Bupati Bogor Ade Yasin, Sejumlah Uang Disita

Menteri BUMN menyampaikan bahwa kebijakan gratis atau berbayar terkait vaksin pelat merah, masih akan didiskusikan di kalangan pemerintah.

“Kebijakan vaksin ini tentukan akan didiskusikan di kalangan pemerintah, ada policy besarnya apakah gratis apakah berbayar, saya tidak bisa menyatakan lebih awal, yang pasti vaksin ini adalah vaksin yang kita bisa pergunakan mandiri tidak terus impor,” beber Erick.

Sebagai informasi, PT Bio Farma (Persero) menyatakan bahwa pihaknya telah merampungkan rangkaian proses uji klinis fase ketiga.

Baca Juga:  Kapolri Listyo Sigit Prabowo Mutasi Kapolres Se-Jabodetabek

Vaksin COVID-19 BUMN sendiri dimaksudkan agar Indonesia bisa memiliki vaksin COVID-19 sendiri sekaligus sebagai persembahan pada hari kemerdekaan Indonesia.

Bio Farma juga telah menyelesaikan audit vaksin tersebut oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), sehingga dalam waktu dekat vaksin itu akan memiliki sertifikasi halal.

Perseroan menargetkan akan memproduksi vaksin COVID-19 BUMN sebanyak 22 juta dosis di tahap awal yang rencananya meluncur pada Desember 2022 mendatang. (*)

Berita Terkait

Demi Jurnalisme Berkualitas, Jokowi Akhirnya Teken Perpres Publisher Rights
Suara Anies & Ganjar di Real Count KPU 14:56 WIB Tak Bergerak Signifikan, Prabowo-Gibran 57,53% Kokoh di Puncak
Pastikan Ketersediaan Stok Beras Aman Jelang Ramadhan, Presiden Jokowi Sambangi Bekasi
KPU Sebut Petugas KPPS yang Meninggal Tak Sebanyak Pemilu 2019
KPPS Temukan Kertas Suara Presiden Bergambar Palu Arit saat Proses Penghitungan
Hasil Quick Count Pilpres 2024, Enam Lembaga Kompak Prabowo-Gibran Satu Putaran
Quick Count Sementara Pilpres 2024, Kandang Banteng Jebol, Prabowo-Gibran Tembus 50%
Pemilu Presiden 2024 Habiskan Rp71,3 Triliun APBN, Ini Alasan Kubu 02 Ngebet Satu Putaran
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:15 WIB

Demi Jurnalisme Berkualitas, Jokowi Akhirnya Teken Perpres Publisher Rights

Sabtu, 17 Februari 2024 - 15:46 WIB

Suara Anies & Ganjar di Real Count KPU 14:56 WIB Tak Bergerak Signifikan, Prabowo-Gibran 57,53% Kokoh di Puncak

Jumat, 16 Februari 2024 - 12:43 WIB

Pastikan Ketersediaan Stok Beras Aman Jelang Ramadhan, Presiden Jokowi Sambangi Bekasi

Jumat, 16 Februari 2024 - 00:18 WIB

KPU Sebut Petugas KPPS yang Meninggal Tak Sebanyak Pemilu 2019

Kamis, 15 Februari 2024 - 08:04 WIB

KPPS Temukan Kertas Suara Presiden Bergambar Palu Arit saat Proses Penghitungan

Rabu, 14 Februari 2024 - 16:33 WIB

Hasil Quick Count Pilpres 2024, Enam Lembaga Kompak Prabowo-Gibran Satu Putaran

Rabu, 14 Februari 2024 - 16:08 WIB

Quick Count Sementara Pilpres 2024, Kandang Banteng Jebol, Prabowo-Gibran Tembus 50%

Rabu, 31 Januari 2024 - 08:03 WIB

Pemilu Presiden 2024 Habiskan Rp71,3 Triliun APBN, Ini Alasan Kubu 02 Ngebet Satu Putaran

Berita Terbaru