Operasi Berantas Jaya 2025 Berjalan Intensif, Polrestro Bekasi Kota Imbau Warga Laporkan Aksi Premanisme

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro.

Polres Metro Bekasi Kota mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika mengalami aksi premanisme, baik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Langkah ini sejalan dengan Operasi Berantas Jaya 2025, yang digelar oleh Polda Metro Jaya dan jajaran kepolisian di wilayah aglomerasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, menegaskan bahwa masyarakat dapat melaporkan kejadian terkait premanisme melalui kontak darurat 110, yang akan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

“Jika ada kejadian terkait aksi premanisme, pengancaman, atau tindak kriminal lainnya, silakan laporkan kepada kami melalui 110. Kami akan segera merespons laporan tersebut,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Minggu (18/05/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi Berantas Jaya 2025 telah berlangsung sejak Jumat (09/05/2025) dan melibatkan berbagai satuan kepolisian, termasuk TNI dan instansi terkait. Operasi ini bertujuan untuk menindak tegas tindak pidana premanisme, yang semakin marak terjadi di berbagai wilayah.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan 200 personel kepolisian serta jajaran Polsek wilayah yang berpatroli setiap malam untuk mengidentifikasi dan menangani aksi premanisme.

Hingga saat ini, operasi tersebut telah berhasil mengamankan 1.197 orang, dengan 125 di antaranya menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, 1.072 orang lainnya dikenakan wajib lapor, termasuk tukang parkir liar, pengamen, dan pelaku tawuran.

Kapolres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa Operasi Berantas Jaya 2025 mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat (Ormas).

“Tidak ada pihak yang menentang operasi ini. Semua mendukung upaya pemberantasan premanisme agar masyarakat merasa lebih aman,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap daerah-daerah rawan, seperti pasar dan tempat keramaian, yang sering menjadi lokasi aksi premanisme. Kepolisian juga telah menertibkan 141 atribut ormas yang dianggap meresahkan di wilayah Jakarta Pusat.

Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen untuk terus menjalankan Operasi Berantas Jaya 2025 secara intensif.

Selain patroli rutin, kepolisian juga akan meningkatkan kerja sama dengan masyarakat untuk memastikan keamanan di lingkungan sekitar.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Karyoto, menegaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama 15 hari, mulai 9 Mei hingga 23 Mei 2025, dengan pendekatan hukum yang komprehensif dan terukur.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk praktik premanisme. Jangan takut, identitas pelapor akan dijamin kerahasiaannya,” tuturnya.

Visited 270 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x