Tarawih Keliling di Mustikajaya: Wali Kota Bekasi Bawa Solusi Konkret Pabrik Sampah hingga Layanan Ambulans Cepat

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berpose bersama jamaah usai kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al A’raaf, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (01/03/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berpose bersama jamaah usai kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al A’raaf, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (01/03/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi Kegiatan: Masjid Al A’raaf, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
  • Waktu Pelaksanaan: Minggu, 1 Maret 2026.
  • Target Proyek Sampah: Pabrik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) ditargetkan beroperasi penuh pada awal tahun 2028 untuk mengatasi penumpukan sampah.
  • Layanan Kesehatan: Warga dapat mengakses bantuan darurat ambulans secara langsung dan gratis melalui kanal media sosial resmi Wali Kota Bekasi.

BEKASI — Momentum bulan suci Ramadan tak hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan menyerap aspirasi warga. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al A’raaf, Kecamatan Mustikajaya, pada Minggu (01/03/2026) malam.

​Dalam kunjungannya, Wali Kota tak sekadar menyapa jamaah. Ia membawa pesan penting dan solusi konkret terkait tiga isu utama di Kota Bekasi: kebersihan lingkungan, penanganan sampah terpadu, hingga peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.

​Tarawih Keliling di Mustikajaya: Apresiasi Kebersihan Masjid Al A’raaf

​Kehadiran Wali Kota Bekasi di Kecamatan Mustikajaya disambut antusias oleh warga. Pada kesempatan tersebut, Tri Adhianto secara khusus menyanjung kebersihan dan penataan Masjid Al A’raaf yang dinilainya sangat rapi dan asri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan jamaah yang telah konsisten menjaga kenyamanan rumah ibadah.

​“Masjid ini tertata dengan rapi dan bersih. Ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa rumah ibadah harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Saya sangat mengapresiasi pengurus dan seluruh jamaah di sini,” ujar Tri Adhianto dalam sambutannya.

​Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk memulai perubahan besar dari hal yang paling mendasar, yakni kebersihan.

Ia menargetkan seluruh sekolah negeri di Kota Bekasi untuk mendeklarasikan diri sebagai sekolah yang bersih dan bebas sampah.

​“Kita mulai dari kebersihan. Sekolah negeri tidak ada yang kotor, mari kita deklarasikan bersama. Kesadaran itu harus selalu dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.

​Target 2028: Pabrik Pengolahan Sampah Jadi Solusi Konkret

​Tidak hanya mengajak masyarakat untuk menjadi role model kebersihan, Wali Kota Bekasi juga memaparkan langkah strategis pemerintah dalam mengatasi masalah klasik perkotaan, yaitu penumpukan sampah.

​Tri Adhianto mengungkapkan bahwa pada Senin (2/3/2026), Pemkot Bekasi melakukan penandatanganan kerja sama pembangunan pembangkit tenaga listrik berbasis pengolahan sampah (PLTSa). Langkah ini menjadi jawaban konkret atas persoalan tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.

​Untuk mengurai masalah secara bertahap, Pemkot Bekasi juga telah menjalin kerja sama dengan pihak pabrik pengolahan sampah yang sudah ada guna meminimalisir deposit sampah.

​“Sampah yang menumpuk menjadi perhatian serius kami. Secara perlahan, sungai-sungai kita, dari Kali Asem sampai sepanjang jalan tol, tidak akan lagi menghitam dan berbau menyengat. Targetnya, pada awal tahun 2028, satu pabrik pengolahan sampah sudah beroperasi penuh untuk menjawab persoalan kita semua,” jelas Wali Kota dengan optimis.

​Layanan Ambulans Darurat Mudah via Media Sosial

​Beralih ke sektor kesehatan, Tri Adhianto membagikan pengalaman pribadinya yang menginspirasi lahirnya layanan kesehatan yang lebih pro-rakyat.

Saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas, ia merasa miris melihat pasien RSUD yang harus membayar biaya mahal, hingga Rp2,5 juta, hanya untuk dirujuk menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

​“Sebagai Kepala Dinas saja saat itu saya merasa pilu, apalagi warga biasa. Karena itu, sejak menjadi Wakil Wali Kota hingga sekarang, kami terus membenahi pelayanan tersebut agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya,” ungkapnya.

​Kini, warga Kota Bekasi yang membutuhkan fasilitas ambulans dalam kondisi darurat tidak perlu lagi bingung.

Wali Kota mengimbau masyarakat untuk langsung memanfaatkan kanal media sosial resmi miliknya sebagai jalur cepat koordinasi bantuan ambulans.

​Mengakhiri kegiatan Tarawih Keliling tersebut, Tri Adhianto berharap semangat Ramadan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga kebersihan, kesehatan, dan mendukung program pemerintah.

​“Perubahan tidak bisa hanya datang dari pemerintah. Kita harus memupuk kesadaran dari diri sendiri dan berani menjadi contoh dalam tindakan nyata,” tutupnya.

Butuh Bantuan Darurat Medis di Kota Bekasi? Jangan panik! Anda dapat menghubungi layanan kesehatan terdekat atau langsung menyampaikan pesan melalui Direct Message (DM) di akun media sosial resmi Wali Kota Bekasi untuk permintaan fasilitas ambulans darurat.

Mari bagikan informasi penting ini kepada tetangga dan keluarga Anda agar manfaatnya semakin luas dirasakan!

Visited 41 times, 5 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:56 WIB

Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x