Alih Fungsi RTH Hutan Kota Bekasi Jadi Wisata Kuliner Sisakan Kontroversi

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Alih fungsi sebagian lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota Bekasi menjadi kawasan wisata kuliner menuai kontroversi. Pasalnya, ketersediaan RTH di Kota Bekasi masih minim yakni di bawah ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 5 tahun 2008, yakni 30 persen.

Kendati demikian, Kepala Dinas Pemudan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Zarkasih berkelit, penggunaan lahan hutan kota merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kerjasama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan pihak swasta dalam penataan PKL dan pemanfaatan lahan di sekitar Gedung Olahraga (GOR) yang bersebelahan dengan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

“Ada MoU-nya (sewa lahan) itu. MoU-nya yang ada (PKL) di dalam aja. Dan lokasinya ada di samping lapangan Basket. Kalau yang lainnya kagak ada,” kata Zarkasih ketika dikonfirmasi, Selasa (20/10/2020).

Adapun sebagai kontribusinya, Zarkasih mengatakan bahwa pihak kedua membayar sewa lahan ke Pemerintah Daerah dengan besaran yang diatur dalam ketentuan perjanjian.

“Syaratnya, pihak kedua mengajukan permohonan sewa lahan ke Pemkot Bekasi. Nah, lalu dibahas misalkan dia harus bayar sekian. Lalu Kompensasinya apa? Ya kompensasinya mereka boleh bangun disitu. Ada di MoU nya,” terang Zarkasih seraya mengklaim bahwa pihak kedua sudah membayar kontribusi ke kas daerah Kota Bekasi.

“Sudah setor, buktinya kan ada. Terkait setornya, coba tanya ke Dispenda aja,” kilahnya.

Kendati begitu, Zarkasih mengaku pembayaran sewa lahan untuk tahun ke kedua sama sekali belum ada setoran ke Pemda, lantaran mereka sedang mengajukan adendum pengurangan harga sewa dan masa waktu.

Baca Juga:  LSM GMBI Distrik Bekasi Investigasi Dugaan Cacat Mutu Building Management DPRD Kota Bekasi

“Nah jadi nanti tinggal kita bahas, apakah bisa dilanjutkan atau tidak dalam pembahasan nanti,” kelitnya.

“Jadi kan sewan lahannya yang umpamanya sewan lahan tahun pertama Rp 250 juta jadi Rp300 juta, lalu tahun ke dua dia (pihak kedua) minta pengurangan. Itu prosesnya. Jadi tahun kedua ini belum bayar. Proses dulu,” bebernya.

Zarkasih menambahkan, penghitungan sewa lahan mengacu kepada NJOP lahan dikalikan dengan luas lahan. Hasil tersebut, kata dia yang disetorkan ke Dispenda secara langsung.

“Gak ada hubungan sama Dispora. Jadi itu bukan kontribusi atau retribusi, tapi namanya sewa lahan,” tutupnya. (Mar)

Berita Terkait

Pemukulan Awak Media Kembali Terjadi, Pelaku Diduga Anak Anggota Dewan
Tim Verifikator Tolak 4.086 Pendaftar SD dan SMP saat Pra Pendaftaran PPDB Kota Bekasi, Ini Sebabnya
Pemkot Fokuskan Penataan Titik Rawan Macet di Seputar Area Stasiun Bekasi
Polres Metro Bekasi Kota Imbau Masyarakat Tak Ragu Laporkan Aksi Kriminalitas ke Call Center 110
10 Hari Jelang Penutupan Pra Pendaftaran PPDB, Disdik Imbau Perhatikan Titik Koordinat Domisili
Komisi II DPRD Kota Bekasi Temukan 51 Kios Ilegal saat Sidak Pasar Baru Jatiasih
Aliansi Rakyat Bekasi Laporkan Maladministrasi Mutasi Pj Gani ke Ombudsman
Mas Tri Gowes Bareng Ratusan Pencinta Sepeda Ontel Meriahkan HUT Sohib ke 14
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:03 WIB

Pemukulan Awak Media Kembali Terjadi, Pelaku Diduga Anak Anggota Dewan

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:38 WIB

Tim Verifikator Tolak 4.086 Pendaftar SD dan SMP saat Pra Pendaftaran PPDB Kota Bekasi, Ini Sebabnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:19 WIB

Pemkot Fokuskan Penataan Titik Rawan Macet di Seputar Area Stasiun Bekasi

Senin, 10 Juni 2024 - 17:04 WIB

Polres Metro Bekasi Kota Imbau Masyarakat Tak Ragu Laporkan Aksi Kriminalitas ke Call Center 110

Senin, 10 Juni 2024 - 16:23 WIB

10 Hari Jelang Penutupan Pra Pendaftaran PPDB, Disdik Imbau Perhatikan Titik Koordinat Domisili

Senin, 10 Juni 2024 - 09:54 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Temukan 51 Kios Ilegal saat Sidak Pasar Baru Jatiasih

Minggu, 9 Juni 2024 - 17:44 WIB

Aliansi Rakyat Bekasi Laporkan Maladministrasi Mutasi Pj Gani ke Ombudsman

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:48 WIB

Mas Tri Gowes Bareng Ratusan Pencinta Sepeda Ontel Meriahkan HUT Sohib ke 14

Berita Terbaru