Anti Klimaks, Kasus Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Jadi Korban Tabrak Lari di Harapan Indah Berakhir Damai

- Jurnalis

Jumat, 23 Desember 2022 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN SATRIA – Terkait anak Anggota DPRD Kota Bekasi yang beberapa waktu lalu menjadi korban tabrak lari pengendara mobil Hyundai merah di Jalan Harapan Indah (HI) Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi pada Rabu (09/11/2022) malam lalu, kini kasus tabrak lari tersebut telah berakhir damai.Dan kedua belah pihak baik korban maupun pelaku telah bersepakat secara kekeluargaan.Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKP Sahari mengatakan bahwa kasus tabrak lari yang ditangani pihaknya itu kini telah diselesaikan secara kekeluargaan karena kedua belah pihak sepakat Damai.“Kedua belah pihak sepakat untuk merujuk musyawarah. Dalam arti damai antar kekeluargaan,” kata Sahari sapaan akrabnya kepada rakyatbekasi.com saat dihubungi, Jum’at (23/12/2022).[irp posts=”3972″ ]Kesepakatan damai tersebut, kata dia, adalah hasil dari musyawarah dengan permintaan damai yang diminta oleh pihak pelaku, sementara itu pihak korban yakni pihak korban yang diwakili oleh Arif Rahman Hakim yang merupakan orang tua korban dan juga Anggota DPRD Kota Bekasi asal fraksi PDI Perjuangan.Kesepakatan penyelesaian secara kekeluargaan tersebut, terang dia, dituangkan dalam surat perdamaian yang ditandatangani kedua belah pihak.“Kedua belah pihak sudah menandatangani surat pernyataan damai,” ucapnya.Dengan begitu, Sahari menegaskan bahwa kasus anak Dewan yang ditabrak di HI akan ditutup karena sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak.“Ya kasus kita tutup ya. Kedua belah pihak sudah sepakat dan sudah tertuang dalam surat,” pungkasnya. (mar)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Penipuan Haji via WhatsApp, Calhaj Bekasi Diminta Jangan Kirim Data KTP
BRIN Prediksi Kemarau Ekstrem, BPBD Bekasi Klaim Masih Aman!
Realisasi PBB Kota Bekasi Lesu Darah, Lebaran Jadi ‘Kambing Hitam’?
Pemkot Bekasi Usulkan 458 Formasi CPNS 2026, Guru jadi Prioritas
Kepepet Aturan Pusat, Pesan Makanan Online di Bekasi Bakal Kena Pajak
Tragedi SPBE Cimuning: Pemkot Bekasi Telat Awasi K3 dan SLF?
WFH Geser Jumat Ikut Pemerintah Pusat, Pemkot Bekasi Kaji Ulang Kebijakan Sehari Tanpa Kendaraan BBM
Terseret Suap Bekasi, KPK Segera Garap Pimpinan DPRD Jabar!

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 16:26 WIB

Awas Penipuan Haji via WhatsApp, Calhaj Bekasi Diminta Jangan Kirim Data KTP

Selasa, 7 April 2026 - 16:07 WIB

BRIN Prediksi Kemarau Ekstrem, BPBD Bekasi Klaim Masih Aman!

Selasa, 7 April 2026 - 15:39 WIB

Realisasi PBB Kota Bekasi Lesu Darah, Lebaran Jadi ‘Kambing Hitam’?

Selasa, 7 April 2026 - 12:21 WIB

Pemkot Bekasi Usulkan 458 Formasi CPNS 2026, Guru jadi Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 11:24 WIB

Kepepet Aturan Pusat, Pesan Makanan Online di Bekasi Bakal Kena Pajak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca