Poin Utama:
- Target Sidak: Pasar tradisional dan pusat perbelanjaan (ritel modern) di seluruh wilayah Kota Bekasi.
- Fokus Pengawasan: Memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idul Fitri.
- Waktu Pelaksanaan: Akan dilakukan dalam waktu dekat setelah rapat koordinasi internal Komisi 3 DPRD Kota Bekasi.
- Sinergi Kebijakan: Langkah ini sejalan dengan instruksi Pemerintah Pusat untuk mencegah spekulasi harga dan penimbunan barang.
BEKASI – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, kekhawatiran masyarakat terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok atau sembako kerap menjadi isu tahunan.
Merespons hal tersebut, Komisi 3 DPRD Kota Bekasi mengambil langkah proaktif dengan merencanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel di wilayahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah pengawasan ini bertujuan untuk memastikan harga komoditas pangan di masyarakat tetap stabil dan pasokan aman terkendali.
Rapat Internal dan Persiapan Pemantauan
Anggota Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafidz, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat potensi gejolak harga di lapangan.
Ia mengungkapkan, DPRD akan segera menggelar rapat internal bersama seluruh anggota komisi guna mematangkan teknis dan memetakan titik-titik pemantauan stabilitas harga bahan pokok.
”Kita ingin melakukan sidak ke beberapa tempat. Terutama titik-titik krusial seperti pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan atau mal di setiap ritel yang berpotensi terjadi kenaikan harga komoditi,” ujar Abdul Muin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (07/03/2026).
Antisipasi Lonjakan Harga Sembako
Memasuki pertengahan bulan puasa hingga menjelang Idul Fitri, peningkatan tren konsumsi masyarakat seringkali memicu fluktuasi harga.
Pengawasan rencananya akan menyasar pusat-pusat ekonomi yang padat aktivitas jual beli, seperti kawasan Pondokgede, Bantargebang, hingga Rawalumbu, untuk mencegah adanya spekulasi harga dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
Sinergi dengan Instruksi Pemerintah Pusat
Abdul Muin menyadari bahwa tren kenaikan harga pangan adalah persoalan krusial yang selalu membutuhkan perhatian ekstra.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah daerah untuk menetralisir keadaan sesuai dengan arahan pusat.
”Memang biasanya potensi kenaikan harga bahan pokok ini cukup krusial menjelang hari raya. Tetapi, Pemerintah Pusat sudah memastikan bahwa ketersediaan dan harga bahan pokok harus segera distabilkan,” tegasnya.
Komitmen Menjaga Kenyamanan Warga
Lebih lanjut, Abdul Muin mengimbau seluruh pemangku kepentingan dan distributor untuk tidak menahan stok barang.
”Kita harus menjaga betul-betul persoalan harga ini agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani masalah kebutuhan pokok,” tandasnya.
Sampaikan Laporan Anda
Bagaimana kondisi harga sembako di pasar sekitar tempat tinggal Anda saat ini? Jangan ragu untuk membagikan informasi di kolom komentar atau segera laporkan kepada pihak berwenang jika Anda menemukan harga yang melonjak tidak wajar menjelang Lebaran!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















