Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, DPRD Kota Bekasi Desak Disperindag Turun Gunung Pantau Pasar

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peredaran beras di pasar tradisional Kota Bekasi.

Peredaran beras di pasar tradisional Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • Fokus: Pengendalian dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
  • Lokasi: Seluruh pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di wilayah Kota Bekasi.
  • Instruksi: DPRD Kota Bekasi mendesak Disperindag untuk melakukan pemantauan berkala dan intervensi pasar jika diperlukan.
  • Target Waktu: Pemantauan intensif dilakukan secara kontinu hingga masa libur Lebaran 2026 usai.

BEKASI – Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, tren kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran seringkali menjadi kekhawatiran utama masyarakat.

Merespons hal tersebut, Komisi 3 DPRD Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk segera mengambil langkah antisipatif dengan memantau pergerakan harga komoditas secara ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fokus utama pengawasan ini ditujukan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi agar lebih proaktif turun ke lapangan, memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sembako di masyarakat.

Sinergi Kebijakan dengan Pemerintah Pusat

​Anggota Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafidz, mengungkapkan bahwa instruksi mengenai kewaspadaan lonjakan harga menjelang momentum Lebaran juga telah menjadi atensi khusus dari Pemerintah Pusat.

​Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui dinas terkait diwajibkan untuk segera menyelaraskan langkah.

​”Dari Pemerintah Pusat maupun kita di DPRD, sudah mengingatkan kepada Disperindag agar mewaspadai kenaikan harga komoditas. Pemantauan dan monitoring secara berkala mutlak harus dilakukan,” ucap Abdul Muin Hafidz kepada RakyatBekasi.Com dalam keterangannya, Jumat (06/03/2026).

​Langkah monitoring ini diharapkan tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan menyentuh berbagai pasar utama di wilayah Kota Bekasi, mulai dari area Rawalumbu, Pondokgede, hingga titik-titik perdagangan lainnya.

Langkah Cepat Pemkot Bekasi Menetralisir Harga

​Lebih lanjut, Abdul Muin menjelaskan bahwa rekomendasi pemantauan ini bertujuan agar setiap kebutuhan pangan yang menunjukkan potensi lonjakan harga yang tidak wajar bisa segera dinetralisir melalui intervensi pasar oleh jajaran Wali Kota Bekasi.

​Stabilitas harga adalah kunci agar masyarakat dapat menyambut hari raya dengan tenang tanpa terbebani oleh melambungnya biaya kebutuhan sehari-hari.

​”Supaya harga bahan pokok tetap kita harapkan stabil. Itu ketentuan yang harus berlaku untuk semuanya di pasaran,” tegasnya.

​Sekretaris Fraksi PAN Pembangunan DPRD Kota Bekasi ini juga mengingatkan para pedagang dan distributor agar tidak memanfaatkan momentum hari raya untuk mencari keuntungan yang tidak wajar dengan menimbun barang atau menaikkan harga secara sepihak.

​”Jadi tidak boleh ada pihak yang menaikkan secara tidak wajar. Karena semuanya sudah diatur dalam regulasi Pemerintah Pusat terkait kewaspadaan kenaikan harga di masa Idul Fitri nanti,” tutup Abdul Muin.

​Dengan adanya pengawasan ekstra dari Disperindag Kota Bekasi, diharapkan inflasi daerah dapat terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga hingga perayaan Lebaran tiba.

Bagaimana kondisi harga bahan pokok di pasar terdekat Anda saat ini? Apakah sudah mulai terasa ada kenaikan? Bagikan informasi dan keluhan Anda di kolom komentar di bawah ini, dan jangan lupa sebarkan artikel ini agar masyarakat semakin waspada!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
Pasca Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Ketua DPRD Desak Percepatan Proyek DDT!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x