Capaian PAD DKPPP 58,07 Persen Dicatat 31,16 Persen, Selisihnya Kemana?

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

ilustrasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

KOTA BEKASI – Guna meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad menyematkan selendang hitam bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan realisasi penerimaan PAD rendah.

Penyematan selendang tersebut dilakukan dalam gelaran apel rutin pagi yang dilaksanakan di lapangan Plaza Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (13/08/24).

Pj Gani menyebut bahwa penyematan selendang hitam tersebut sebagai pemecut semangat untuk berkompetisi lebih keras lagi demi meraih capaian realisasi tertinggi PAD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kan supaya berkompetisi ya, bagaimanapun sebuah daerah itu sangat bergantung pada PAD,” jelas Pj Gani seusai memimpin apel.

Pj Gani juga menekankan pentingnya perbaikan kinerja OPD agar dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Dengan langkah ini, Pj Gani berharap dapat memacu kinerja OPD untuk lebih proaktif dalam meningkatkan PAD demi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.

“Semoga dengan langkah seperti ini bisa memacu kinerja OPD Pemkot Bekasi untuk lebih proaktif meningkatkan PAD,” tegas Pj Gani.

Untuk diketahui, 5 OPD peraih realisasi penerimaan PAD tertinggi yakni;

  1. Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan mencapai 133.04 persen.
  2. Dinas Tenaga Kerja mencapai 90.88 persen.
  3. RSUD mencapai 83.04 persen.
  4. Dinas Kesehatan mencapai 70.51 persen.
  5. Dinas Lingkungan Hidup mencapai 64.82 persen.

Sedangkan 5 OPD dengan realisasi terendah yakni;

  1. BPKAD mencapai 39.26 persen.
  2. Dinas Perhubungan mencapai 38.70 persen.
  3. Dinas Tata Ruang mencapai 36.73 persen.
  4. Dinas Perdagangan dan Perindustrian mencapai 35.51 persen.
  5. Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Perikanan mencapai 31.16 persen.

Sementara itu terpisah, Sekretaris DKPPP Arif Suprianto mengaku sangat dirugikan dan dipermalukan dengan Realisasi PAD pihaknya hanya sebesar 31.16 persen.

Padahal Minggu kemarin, kata dia, pihaknya tercatat sudah setoran PAD sebanyak 58,07 persen.

“Sampai minggu kemarin, DKPPP sudah setoran PAD sebesar 58,07 persen. Terkait data yang menyebutkan setoran PAD DKPPP sebesar 31,16 persen, silahkan konfirmasi ke Bapenda,” papar Arif.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x