Cegah Laka Kereta, Dishub Kota Bekasi Latih 22 Petugas Jaga Perlintasan Sebidang

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi tengah menjaga rel perlintasan sebidang.

Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi tengah menjaga rel perlintasan sebidang.

Poin Utama:

  • ​Sebanyak 22 petugas Dishub Kota Bekasi akan menjalani bimbingan teknis (Bimtek) penjagaan rel perlintasan sebidang pada pekan depan.
  • ​Pelatihan ini merupakan respons tegas Pemkot Bekasi atas insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur akhir April 2026 lalu.
  • ​Sertifikasi petugas akan berlangsung selama sepekan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) atau Balai Pelatihan Teknik Perkeretapian (BPTP).

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengambil langkah taktis guna mencegah terulangnya insiden maut di perlintasan kereta api.

Mulai pekan depan, sebanyak 22 petugas Dishub Kota Bekasi dijadwalkan mengikuti pelatihan khusus terkait penjagaan rel perkeretapian di sejumlah perlintasan sebidang yang menjadi jalur kereta jarak jauh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari insiden tabrakan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu.

​Mengapa Petugas Dishub Kota Bekasi Perlu Pelatihan Khusus Perlintasan Kereta?

​Insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur menjadi evaluasi keras bagi manajemen keselamatan transportasi di wilayah tersebut.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa pelatihan ini bersifat krusial untuk meningkatkan kompetensi petugas dalam meminimalisir angka kecelakaan di titik-titik rawan.

​”Sudah diusulkan, mudah-mudahan dalam pekan depan sudah mulai ada pelatihan yang berlangsung,” kata Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (12/05/2026).

​Langkah proaktif ini juga sejalan dengan instruksi yang sebelumnya telah dilontarkan oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Pemerintah Daerah berkomitmen untuk tidak sekadar menempatkan personel, tetapi memastikan mereka memiliki sertifikasi keahlian yang diakui secara nasional.

​Di Mana Lokasi Pelatihan Sertifikasi Penjaga Perlintasan Sebidang Digelar?

​Untuk menjamin mutu dan kualitas para penjaga perlintasan, Dishub Kota Bekasi menggandeng instansi terkait yang memiliki kompetensi teknis perkeretapian.

Selama kurang lebih sepekan, ke-22 petugas terpilih akan digembleng secara intensif.

​Berikut adalah rincian lokasi pelatihan yang diusulkan oleh Pemkot Bekasi:

  • Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) – Fokus pada manajemen rekayasa lalu lintas darat.
  • Balai Pelatihan Teknik Perkeretapian (BPTP) – Fokus pada teknis operasional dan standar keselamatan rel kereta api.

​”Dengan langkah tersebut merupakan bentuk evaluasi dan pembinaan, dalam melakukan pengawasan Pemerintah Daerah untuk memperbaiki sistem manajemen perlintasan Perkeretapian di Kota Bekasi pada khususnya,” tambah Zeno menjelaskan esensi dari program sertifikasi ini.

​Keberadaan petugas yang tersertifikasi diharapkan mampu mengurai kesemrawutan dan mengantisipasi kelalaian pengguna jalan di pelbagai perlintasan sebidang Kota Bekasi. Pemkot Bekasi dituntut untuk terus konsisten memantau infrastruktur dan sumber daya manusia demi keselamatan warganya.

Bagaimana pendapat Anda mengenai kesiapan infrastruktur perlintasan kereta di Kota Bekasi? Sampaikan opini Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak warga yang waspada saat melintasi rel kereta api! Pantau terus update kebijakan publik lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi
Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar
Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton
Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x