​Darurat Penumpukan Sampah di Kali Baru, Pemkot Bekasi Kerahkan Alat Berat dan Tim Amphibi

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (18/09/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (18/09/2025).

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengambil langkah tegas untuk menangani tumpukan sampah kronis yang menyumbat aliran Kali Baru di Jalan Kali Baru Timur RW 02, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria. Alat berat hingga Tim Amphibi diterjunkan langsung untuk mempercepat proses pengerukan.

​Masalah sampah di lokasi ini telah menjadi isu berulang yang meresahkan warga. Sumber sampah diketahui berasal dari wilayah hulu Kranji yang terus mengalir dan menumpuk, diperparah oleh kondisi pendangkalan kali.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengonfirmasi bahwa penanganan serius ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan terakhir, dengan eskalasi pengerjaan dalam beberapa hari ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Alat berat sudah turun. Kalau kejadian tumpukan sampah di Kali Baru itu sudah hampir tiga bulan kita tangani. Ini adalah komitmen kami untuk menyelesaikan persoalan di Medan Satria,” ujar Tri Adhianto saat ditemui jurnalis rakyatbekasi.com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (18/09/2025).

Akar Masalah: Sedimentasi dan Perilaku Masyarakat

​Tri Adhianto menjelaskan bahwa masalah di Kali Baru bersifat kompleks. Selain kiriman sampah dari hulu, pendangkalan akibat sedimentasi lumpur yang tinggi menjadi penyebab utama penyumbatan aliran air.

​”Ada beberapa persoalan yang terjadi di kali tersebut. Pertama adalah sedimentasi. Kemudian, kondisi sekitar area kali yang sudah tergerus oleh turap sehingga berpotensi terjadi longsor dan erosi,” jelasnya.

​Selain itu, Kondisi geografis Kali Baru yang melintasi beberapa kecamatan, seperti Medan Satria dan Bekasi Utara, menuntut penanganan yang terintegrasi agar masalah tidak bergeser dari satu titik ke titik lainnya.

Detail Operasi Pembersihan

​Untuk memaksimalkan upaya pembersihan, kata dia, Pemkot Bekasi mengerahkan sumber daya yang signifikan. Pengerjaan yang diintensifkan sejak dua malam lalu melibatkan berbagai elemen di lapangan.

​”Kami mengerahkan satu unit alat berat dan satu dump truck untuk mengangkut sampah,” kata Tri.

“Selain itu, kami juga sudah mengerahkan Tim Amphibi sebagai motor penggerak pembersihan di badan kali,” tuturnya.

​Tim khusus ini diharapkan mampu menjangkau titik-titik sulit dan mempercepat proses pengangkatan sampah serta endapan lumpur dari dasar kali.

Ajakan untuk Kesadaran Bersama

​Meski pemerintah telah berupaya maksimal, Tri Adhianto menegaskan bahwa solusi permanen hanya bisa tercapai jika ada perubahan perilaku dari masyarakat. Ia mengimbau warga untuk berhenti membuang sampah sembarangan ke sungai.

​”Yang terakhir dan paling mendasar adalah kesadaran masyarakat. Jangan lagi buang sampah ke kali yang sudah kita bersihkan,” tegasnya.

​Menurutnya, membuang sampah ke kali hanya menciptakan pekerjaan ganda yang tidak efisien bagi petugas kebersihan.

​”Kalau sampahnya dibuang ke kali, kerja kami jadi dua kali. Ambil dari kali, naikkan ke atas, baru diangkut. Itu PR lagi. Jadi, ayo kita bareng-bareng, buanglah sampah pada tempat yang sudah ditetapkan agar kerjanya cukup sekali angkut ke TPA Sumur Batu,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?
Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai
Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?
TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:03 WIB

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:43 WIB

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33 WIB

Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca