DBMSDA: Pendangkalan Akibat Sedimentasi Lumpur Jadi Penyebab Utama Luapan Air Kali Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Aceng Solahudin.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Aceng Solahudin.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa pendangkalan akibat sedimentasi lumpur merupakan faktor utama penyebab luapan air Kali Bekasi yang terjadi pada Senin (03/03/2025) lalu.

Banjir besar tersebut dipicu oleh kiriman air dari wilayah Bogor, yang menambah beban aliran sungai hingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah Kota Bekasi.

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Aceng Solahudin, menjelaskan bahwa pendangkalan aliran Kali Bekasi telah terjadi akibat sedimentasi lumpur yang dibiarkan menumpuk selama beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Endapan lumpur yang tebal mengurangi kapasitas tampungan air, sehingga air lebih mudah meluap ketika debit air meningkat.

“Harusnya volume air di kedalaman 1 meter, karena lumpurnya mengendap. Jadi pendangkalan itu yang mengakibatkan terjadinya pengurangan volume air yang bisa ditampung di Kali Bekasi,” ujar Aceng Sholahudin dalam keterangannya pada Selasa (11/03/2025).

Aceng menambahkan bahwa persoalan endapan lumpur turut menjadi alasan mengapa volume air meluber ke area sekitar saat hujan deras.

Meskipun demikian, ia mencatat bahwa tanggul air di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Bekasi, seperti di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), tidak mengalami kerusakan.

“Meski tidak ada kerusakan pada tanggul air, endapan lumpur menyebabkan air meluber saat debit meningkat. Ini terjadi terutama saat hujan deras,” jelasnya.

Upaya Normalisasi Kali Bekasi

Untuk mengatasi masalah ini, DBMSDA Kota Bekasi tengah melakukan pengerukan dan normalisasi Kali Bekasi agar kedalaman air kembali ke kondisi ideal.

Aceng menyebutkan bahwa pengerukan dilakukan untuk mengembalikan daya tampung air di Kali Bekasi.

“Makanya dikeruk di normalisasi supaya kedalaman airnya kembali normal. Daya tampung khusus terhadap airnya kembali normal,” sambungnya.

Selain pengerukan, Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menangani persoalan ini agar tidak terjadi banjir akibat aliran air yang meluap.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai agar tidak memperparah sedimentasi.

Imbauan untuk Masyarakat

Aceng mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Langkah ini penting untuk mencegah penyumbatan dan pendangkalan lebih lanjut yang dapat memperburuk masalah banjir di masa mendatang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Sedimentasi lumpur sudah menjadi masalah yang perlu kita tangani bersama,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap bahwa dengan upaya pengerukan dan normalisasi, risiko banjir dapat diminimalisir dan kondisi sungai dapat kembali ke keadaan yang lebih baik.

Aceng juga berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi masalah ini.

“Upaya kami akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa Kota Bekasi dapat pulih dan bebas dari risiko banjir. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mencapai tujuan ini,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Groundbreaking PSEL Sumurbatu Kota Bekasi Digelar Esok, 2.000 Peserta Siap Ramaikan Gerakan K3
Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi
Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar
Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton
Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu Kota Bekasi Digelar Esok, 2.000 Peserta Siap Ramaikan Gerakan K3

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Groundbreaking PSEL Sumurbatu: Zulhas Hadir Atasi Darurat Sampah Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Kali Harun, Distaru Kota Bekasi Ratakan 40 Bangunan Liar

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x