Disperkimtan Kota Bekasi Renovasi 30 Unit Gedung SD dan SMP Sepanjang 2025

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rangka atap Gedung SDN Kayuringin XII termakan usia.

Rangka atap Gedung SDN Kayuringin XII termakan usia.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 30 unit bangunan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di wilayah Kota Bekasi menjalani perbaikan sarana dan prasarana secara intensif.

​Langkah renovasi gedung sekolah Bekasi ini diambil mengingat banyak bangunan yang kondisinya sudah tua dan memerlukan peremajaan demi keselamatan kegiatan belajar mengajar.

​Fokus Perbaikan pada Atap dan Struktur Bangunan

​Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, mengonfirmasi bahwa program perbaikan tahun ini menyasar kurang lebih 30 unit sekolah, baik tingkat SD maupun SMP Negeri. Ia menegaskan bahwa pekerjaan ini bersifat renovasi berat dan peremajaan, bukan pembangunan gedung baru dari nol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Adapun yang kami lakukan adalah perbaikan, bukan membangun gedung baru. Kami fokus melakukan renovasi karena beberapa unit sekolah paling sering bermasalah mengenai atap gedung. Bangunannya sudah lama, kayu penunjang atap banyak yang lapuk, sehingga harus kita bongkar dan bangun ulang,” ujar Widayat dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).

​Widayat menjelaskan bahwa volume pekerjaan konstruksi berkisar antara 45 hingga 50 persen dari struktur bangunan awal. Prioritas utama perbaikan didasarkan pada usulan Dinas Pendidikan (Disdik) yang menyoroti kerawanan pada bagian atap dan fondasi.

​”Rata-rata usulan dari Dinas Pendidikan masalah utamanya adalah atap. Selain itu, kami juga membangun kelas di atas struktur kelas yang lama. Bangunan lama kita rubuhkan dan lakukan peremajaan kembali karena fondasinya sudah tidak kuat menopang beban,” sambungnya.

​Progres Fisik dan Target Rampung Desember

​Hingga pekan kedua Desember 2025, progres perbaikan menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan laporan terbaru, sejumlah sekolah telah menyelesaikan proses renovasi, sementara sisanya sedang dalam tahap penyelesaian akhir (finishing).

​”Kita masih bertahap untuk perbaikan gedung SD dan SMP Negeri. Target pekerjaan konstruksi fisik harus rampung total pada tanggal 24 Desember mendatang. Saat ini, total sudah ada 12 sekolah yang rampung, dan sisanya tinggal menyesuaikan waktu pengerjaan di 12 kecamatan,” jelas Widayat.

​Percepatan ini dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan sepenuhnya pada semester genap mendatang, sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

​Sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Data Dapodik

​Program renovasi gedung sekolah Bekasi ini tidak lepas dari peran aktif Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi dalam melakukan pendataan. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, menyebutkan bahwa banyak bangunan SD di Kota Bekasi yang dibangun pada rentang tahun 2003 hingga 2007.

​Dengan usia bangunan yang mencapai lebih dari 20 tahun, kondisi fisik sekolah-sekolah tersebut memang mendesak untuk diremajakan.

​”Banyak bangunan SD yang dibangun sekitar tahun 2004–2005. Jadi, sekarang memang sudah waktunya dilakukan rehabilitasi. Salah satu contohnya adalah SD Negeri Padurenan 4 yang direhabilitasi oleh pemerintah pusat,” ucap Alexander beberapa waktu lalu.

​Peran Penting Validasi Dapodik untuk 2026

​Guna memastikan pembangunan tahun berikutnya lebih tepat sasaran, Alexander menekankan pentingnya peran Kepala Sekolah dalam memperbarui data melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

​Disdik berharap input data di Dapodik dapat dimaksimalkan sebagai basis validasi kebutuhan perbaikan. Hal ini mencakup kondisi bangunan hingga kebutuhan sarana dan prasarana lainnya, termasuk mebeler.

​”Sebetulnya sudah mulai kita data, dan di Dapodik itu harusnya sudah masuk. Ke depan, perlu pembiasaan pelaporan dengan informasi yang benar supaya kami bisa lebih cepat melakukan rekapitulasi. Kami juga akan mengerahkan pengawas sekolah untuk mendata kembali agar pembangunan di tahun 2026 lebih akurat,” tegasnya.

​Pemerintah Kota Bekasi berharap hasil pendataan ulang di akhir tahun 2025 ini akan menjadi acuan strategis untuk program pembangunan pendidikan pada tahun 2026, memastikan tidak ada lagi sekolah rusak yang terabaikan.

Punya informasi terkait sekolah rusak di lingkungan Anda? Jangan ragu untuk melapor melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau informasikan kepada pihak sekolah agar segera diperbarui di Dapodik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vidya Abimata Gelar Kelas Pendidikan Inklusif bagi Anak Putus Sekolah di Bekasi Utara
Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi
Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis
Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi
Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna
Disdagperin Pantau Ketat Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bekasi
Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa
Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WIB

Vidya Abimata Gelar Kelas Pendidikan Inklusif bagi Anak Putus Sekolah di Bekasi Utara

Senin, 2 Februari 2026 - 15:09 WIB

Masjid Agung Al Barkah Gelar Zikir Nisfu Syaban dan Isra Mi’raj Bersama Wali Kota Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 14:42 WIB

Dinkes Kota Bekasi Pastikan 82 SPPG Penuhi Standar Laik Higienis

Senin, 2 Februari 2026 - 13:18 WIB

Dishub Terapkan Contraflow Urai Kemacetan di Bundaran Summarecon Bekasi

Senin, 2 Februari 2026 - 11:49 WIB

Disdagperin Pantau Ketat Harga Sembako di Pasar Tradisional Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca