Duh, 11.765 Kasus TBC Terdeteksi di Kota Bekasi Sepanjang Tahun 2023

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat sebanyak 11.765 Kasus tubercolosis (TBC) terdeteksi sepanjang Tahun 2023 lalu melalui hasil skrining melalui pelayanan kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi Vevie Herawati mengatakan, ribuan angka tersebut terbilang cukup masif dibandingkan pada tahun sebelumnya yang berada di angka 10.343 Kasus.

“Kita melakukan skrining, untuk mencari kasus TBC. Kami khawatir kasus yang ada ini bukan sesungguhnya, jadi seperti fenomena gunung es,” ucap dia saat dikonfirmasi melalui keterangannya, Jumat (02/02/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun dari ribuan kasus tersebut, kata Vevie, rata-rata dialami dari rentan usia produktif. Sekaligus, dari masifnya skrining Dinas Kesehatan untuk melakukan pelacakan terhadap kasus TBC.

“Kita harus investigasi kontak, bilamana menularkan pada orang-orang yang disekitar dari para penderita. Makanya untuk menentukan TBC atau tidaknya seseorang diperiksakan, dengan pemeriksaannya itu menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM),” jelasnya

Ia menyatakan, layanan pengobatan TBC sendiri tentunya dapat dilakukan oleh para pasien penderita, dengan mereka bisa mendatangi fasilitas layanan kesehatan yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan.

Dimana, melalui hal ini bisa mendatangi Rumah Sakit milik Pemerintah ataupun mendatangi layanan lainnya di tingkat wilayah ataupun Puskesmas.

“Sudah ada 13 layanan dalam pengobatan TBC di Kota Bekasi, ada di RSUD Kota Bekasi, RSUD Jatisampurna, RSUD pondok gede, Kemudian ada Puskesmas Mustikajaya, Bekasi jaya, Bojong Rawalumbu, Jatiasih, Bantargebang, Rawatembaga, Kaliabang Tengah, Pekayon Jaya, Pejuang maupun Jatirahayu,” ungkapnya

Walaupun, terhadap segi pengobatan mereka, para pasien TBC diharapkan teratur menjalankan pengobatan dengan cara meminum obat secara berkala, guna memenuhi kebutuhan dari pengobatan yang dijalankan.

“Pengobatan TBC itu panjang, kalau panjang itu butuh kepatuhan baik yang sakit maupun orang sekitarnya. Kalau misalnya lupa diingatkan seperti itu, Karena kalau tidak mereka harus mengulangi kembali dari obat yang lupa diminum secara berkala,” paparnya

Berikut laporan Kasus TBC di Kota Bekasi Berdasarkan Kategori Usia :

  • 0-4 tahun : 1.576 Kasus
  • 5-14 tahun : 1.177 Kasus
  • 15-24 tahun : 1.615 Kasus
  • 24-34 tahun : 1.714 Kasus
  • 35-44 tahun : 1.542 Kasus
  • 45-54 tahun : 1.698 Kasus
  • 55-65 tahun ; 1.509 Kasus
  • Lebih dari 65 : 934 Kasus


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang
Tabrakan KA Bekasi Timur: Basarnas Evakuasi 3 Korban Terjepit KRL
Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!
Dirut KAI Update Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas dan 81 Luka-Luka
Tragedi KA Bekasi Timur: 3 Tewas, Wali Kota Tri Adhianto Pimpin Evakuasi
Kecelakaan KRL vs Argo Bromo di Bekasi Timur, Evakuasi Alot!
Petaka Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Tubruk KRL dari Belakang
Mencekam! KAJJ dan KRL Commuter Line Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur Imbas Taksi Mogok

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang

Selasa, 28 April 2026 - 12:10 WIB

Tabrakan KA Bekasi Timur: Basarnas Evakuasi 3 Korban Terjepit KRL

Selasa, 28 April 2026 - 09:32 WIB

Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!

Selasa, 28 April 2026 - 09:17 WIB

Dirut KAI Update Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas dan 81 Luka-Luka

Selasa, 28 April 2026 - 09:06 WIB

Tragedi KA Bekasi Timur: 3 Tewas, Wali Kota Tri Adhianto Pimpin Evakuasi

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, memberikan keterangan pers usai meninjau langsung progres evakuasi pasca-kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/04/2026). (Foto: RakyatBekasi.com)

Nasional

Tinjau Lokasi Kecelakaan, AHY Minta Recovery KRL Dipercepat

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:21 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca