​Eks Legislator Minta Polemik Video Dirut Tirta Patriot Disudahi: Fokus Raperda, Jangan Tendensius

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PT Sinergi Patriot (Perseroda) Aldo Sirait, duduk berdampingan dengan Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi saat Rapat Pansus 8 berlangsung, Rabu (19/11/2025).

Direktur PT Sinergi Patriot (Perseroda) Aldo Sirait, duduk berdampingan dengan Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi saat Rapat Pansus 8 berlangsung, Rabu (19/11/2025).

BEKASI – Beredarnya video yang memperlihatkan Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, diduga tertidur di tengah rapat Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi terus menuai respons. Kali ini, tanggapan datang dari mantan Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024, Abdul Rozak.

​Pria yang akrab disapa Bang Jack ini meminta agar insiden tersebut tidak dibesar-besarkan, apalagi dijadikan alat untuk menyerang secara personal. Menurutnya, dinamika dalam rapat tertutup memiliki konteks yang berbeda dengan rapat umum.

​Mekanisme Rapat Pansus: Menunggu Giliran

​Abdul Rozak menjelaskan situasi teknis yang biasa terjadi dalam rapat Pansus. Rapat tersebut seringkali melibatkan banyak pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang harus menunggu giliran untuk dipanggil atau dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Rapat pansus itu biasanya terbatas. Peserta rapat, termasuk Direktur BUMD, seringkali harus menunggu giliran saat anggota DPRD sedang bertanya kepada OPD atau BUMD lain. Jadi ada fase menunggu,” ungkap Abdul Rozak, Rabu (26/11/2025).

​Hentikan Narasi Tendensius, Fokus Substansi

​Lebih lanjut, politisi senior ini menegaskan bahwa insiden tersebut tidak perlu didramatisasi. Ia menilai ada hal yang jauh lebih substansial yang harus dikawal oleh publik dan legislatif ketimbang membahas persoalan pribadi seorang pejabat yang diduga kelelahan.

​”Menurut saya jangan terlalu dilebih-lebihkan, jangan ‘digoreng’, karena kesannya jadi ada muatan tendensius,” tegasnya.

​Bang Jack mengingatkan bahwa saat ini DPRD Kota Bekasi memiliki agenda prioritas yang mendesak, yakni penyelesaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal BUMD yang sedang digodok di Pansus 8. Regulasi ini penting untuk masa depan investasi dan pelayanan publik di Bekasi.

​”Sudahi polemik, jangan saling menyalahkan. Saya sarankan lebih baik DPRD fokus menyelesaikan Raperda Penyertaan Modal dengan waktu yang tersisa,” tutupnya.

​Klarifikasi Pansus 8: Kejadian Saat Skorsing Salat Ashar

​Pernyataan Abdul Rozak ini memperkuat klarifikasi yang sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Pansus 8, Misbahudin. Pimpinan rapat saat itu telah membantah narasi bahwa Dirut Perumda Tirta Patriot tertidur saat rapat resmi berlangsung.

​Bang Misbah—sapaan akrabnya—menjelaskan bahwa momen yang terekam dalam video tersebut terjadi saat rapat sedang dihentikan sementara (skorsing) untuk istirahat salat Ashar.

​”Jadi tidak benar kalau itu disebut yang bersangkutan tertidur pada saat rapat resmi sedang berlangsung, melainkan saat break waktu Ashar ketika rapat sedang diskors,” ujar Misbahudin kepada RakyatBekasi.com, Selasa (25/11/2025).

​Peserta Rapat Dinilai Tertib dan Fokus

​Sebagai pimpinan rapat yang menggantikan Ketua dan Wakil Ketua yang berhalangan hadir, Misbahudin bersaksi bahwa seluruh peserta, termasuk Ali Imam Faryadi, mengikuti jalannya rapat ekspose dengan penuh tanggung jawab.

​”Saya menilai semua peserta yang hadir, termasuk Dirut Perumda Tirta Patriot, telah mengikuti jalan rapat itu dengan tertib, fokus, dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.

​Ia pun berharap masyarakat tidak termakan isu liar yang tidak sesuai fakta. Pansus 8 meminta agar informasi ini diluruskan secara proporsional demi menjaga kondusivitas pembahasan Raperda yang sedang berjalan.

​”Kami Pansus 8 berharap informasi yang beredar ini dapat diklarifikasi agar tidak menimbulkan persepsi negatif, terlebih dengan narasi sesat yang dibumbui fitnah,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat Anda, apakah kinerja BUMD lebih penting daripada isu video viral ini? Berikan komentar Anda di bawah.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Kota Bekasi Sita 376.240 Batang Rokok Ilegal di 12 Kecamatan
UMK Tinggi, Tri Adhianto Minta Pendatang Bekasi Punya Skill
DLH Angkut 30 Ton Sampah Sisa Tahun Baru di Kota Bekasi
DLH Kota Bekasi Pastikan Layanan Sampah Tetap Normal Selama Nataru 2026
Sekda Junaedi Lantik Pejabat Bapperida di Plaza Pemkot Bekasi
Sampah Zona 4 TPST Bantargebang Longsor, Tiga Truk Masuk Kali
Dana Transfer Kota Bekasi 2026 Susut Rp234 Miliar, Pemkot Lakukan Penyesuaian
​Tri Adhianto Pastikan Pemkot Bekasi Tiadakan Rekrutmen Honorer 2026

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:15 WIB

Satpol PP Kota Bekasi Sita 376.240 Batang Rokok Ilegal di 12 Kecamatan

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:14 WIB

UMK Tinggi, Tri Adhianto Minta Pendatang Bekasi Punya Skill

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:56 WIB

DLH Angkut 30 Ton Sampah Sisa Tahun Baru di Kota Bekasi

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:48 WIB

DLH Kota Bekasi Pastikan Layanan Sampah Tetap Normal Selama Nataru 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:35 WIB

Sampah Zona 4 TPST Bantargebang Longsor, Tiga Truk Masuk Kali

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca