BEKASI – Baru-baru ini, publik di Kota Bekasi dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video yang menarasikan bahwa Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, tertidur saat mengikuti rapat resmi.
Menanggapi isu yang berkembang liar tersebut, Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan fakta di lapangan.
Video tersebut direkam saat rapat ekspose mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung pada Rabu (19/11/2025) lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fakta Kejadian: Momen Istirahat, Bukan Saat Rapat Berlangsung
Misbahudin, yang akrab disapa Bang Misbah, menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Sebagai pimpinan rapat pada saat itu—menggantikan Ketua dan Wakil Ketua Pansus yang terlambat hadir karena urusan mendesak—ia mengetahui persis kronologi kejadian.
Menurut politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra Demokrat ini, momen yang terekam dalam video tersebut terjadi saat rapat sedang diskors untuk istirahat sholat Ashar.
”Jadi tidak benar kalau itu disebut bahwa yang bersangkutan tertidur pada saat rapat resmi sedang berlangsung. Kejadian itu adalah saat break waktu Ashar ketika rapat sedang diskors,” tegas Bang Misbah kepada RakyatBekasi.com, Selasa (25/11/2025).
Profesionalisme Peserta Rapat Pansus 8
Lebih lanjut, Misbahudin menjelaskan bahwa sebagai pimpinan sidang, sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memantau dinamika forum. Ia memastikan seluruh peserta, termasuk jajaran direksi BUMD, Tim Analis, dan Tim Naskah Akademik, mengikuti jalannya rapat dengan serius.

Fokus dan Tanggung Jawab Dirut BUMD
Dalam pengamatannya, Dirut Perumda Tirta Patriot justru menunjukkan atensi penuh selama sesi pemaparan berlangsung.
”Saya menilai semua peserta yang hadir, termasuk Dirut Perumda Tirta Patriot, telah mengikuti jalannya rapat itu dengan tertib, fokus, dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Agenda rapat tersebut dinilai sangat krusial karena merupakan ekspose dari masing-masing BUMD untuk memaparkan rencana global kepada anggota Pansus dan tim konsultan investasi. Oleh karena itu, setiap detik jalannya rapat diawasi dengan ketat.
Imbauan DPRD Kota Bekasi: Hentikan Narasi Menyesatkan
Di akhir keterangannya, Misbahudin menyayangkan beredarnya potongan video yang disertai narasi negatif tersebut. Ia berharap klarifikasi ini dapat menjernihkan persepsi publik dan menghentikan spekulasi yang tidak berdasar.
”Jadi, kami Pansus 8 berharap informasi yang beredar ini dapat diklarifikasi secara proporsional agar tidak menimbulkan persepsi yang negatif, terlebih dengan narasi sesat yang dibumbui dengan fitnah yang keji,” tutup Misbahudin.
Dengan adanya klarifikasi resmi dari pihak legislatif ini, diharapkan masyarakat Kota Bekasi dapat lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.
Apakah Anda memiliki tanggapan terkait klarifikasi ini? Tulis pendapat Anda di kolom komentar di bawah!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















