Viral Tertidur saat Rapat Pansus 8, Dirut Perumda Tirta Patriot Sampaikan Permohonan Maaf

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi (kanan) didampingi oleh Wakil Ketua Pansus 8 DPRD Kota Bekasi, Dariyanto (kiri), saat memberikan klarifikasi kepada awak media di Gedung DPRD Kota Bekasi, Margahayu, Senin (01/12/2025).

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi (kanan) didampingi oleh Wakil Ketua Pansus 8 DPRD Kota Bekasi, Dariyanto (kiri), saat memberikan klarifikasi kepada awak media di Gedung DPRD Kota Bekasi, Margahayu, Senin (01/12/2025).

Poin Utama:

  • Subjek: Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi.
  • Insiden: Viral video tertidur saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan Raperda BUMD 2026.
  • Alasan: Kelelahan fisik akibat padatnya aktivitas (human error).
  • Respon DPRD: Pansus 8 DPRD Kota Bekasi menerima permohonan maaf dan meminta peningkatan kinerja.

BEKASI – Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan jajaran legislatif.

Hal ini menyusul beredarnya potongan video viral yang memperlihatkan dirinya tertidur saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Insiden tersebut terjadi di tengah agenda penting pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi untuk Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (01/12/2025).

Klarifikasi Terkait Kondisi Fisik

Ali Imam Faryadi, yang akrab disapa Aweng, mengakui bahwa kejadian tersebut berlangsung tanpa disadari.

Ia menjelaskan bahwa faktor kelelahan fisik yang ekstrem menjadi penyebab utama dirinya sempat terlelap di tengah jalannya rapat yang krusial tersebut.

​”Saya baru saja menyelesaikan rapat maraton dengan rekan-rekan Panitia Khusus (Pansus) 8. Secara pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila kelalaian ini telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar Ali saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kota Bekasi.

​Ali menegaskan bahwa ia dan Tim Pansus 8 telah menyelesaikan kesalahpahaman tersebut secara kekeluargaan dan prinsipnya kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

Tidak Ada Unsur Kesengajaan (Mens Rea)

​Dalam penjelasannya, Dirut Perumda Tirta Patriot tersebut menekankan bahwa insiden itu murni ketidaksengajaan atau force majeure akibat kondisi tubuh, dan bukan bentuk ketidakseriusan dalam menghargai forum rapat.

​”Saya mungkin lalai, karena saya tertidur dan memang kondisi saat itu sangat lelah akibat padatnya aktivitas. Jadi pada prinsipnya ini adalah qodarullah (ketetapan Allah). Namanya tidak disengaja, tidak ada mens rea (niat jahat). Artinya ini di luar kendali saya,” sambungnya memberikan klarifikasi.

Respons Pansus 8 DPRD Kota Bekasi

​Menanggapi permohonan maaf tersebut, Wakil Ketua Pansus 8 DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima klarifikasi dan permintaan maaf dari pimpinan BUMD air minum tersebut. Ia berharap insiden ini tidak diperpanjang, namun tetap menjadi catatan evaluasi.

​”Tim Pansus 8 sudah menerima permohonan maaf dari Dirut Perumda Tirta Patriot. Tentunya kita berharap ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, bagaimana ke depannya kita bisa menyikapi tugas dengan jauh lebih baik lagi,” jelas Dariyanto.

Refleksi untuk Peningkatan Kinerja

​Dariyanto menambahkan bahwa viralnya kejadian ini harus dimaknai sebagai “teguran” publik agar para pejabat publik lebih mawas diri. Ia berharap sorotan masyarakat ini dapat dikonversi menjadi motivasi bagi Perumda Tirta Patriot untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kota Bekasi.

“Kita tidak pernah melarang hal apapun yang sifatnya manusiawi. Tapi sekali lagi, kejadian ini menjadi perhatian luar biasa dari banyak orang. Harapan kami, dengan adanya kejadian ini, Perumda Tirta Patriot bisa bekerja lebih maksimal dan meningkatkan lagi performa pelayanan yang ada,” pungkasnya.

Baca Juga: [Update Terkini Jadwal Layanan Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi]

(Artikel ini telah disunting untuk kejelasan dan konteks berita tanpa mengurangi esensi pernyataan narasumber).


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x