Fasilitas Halte di Bekasi Banyak yang Rusak, Dishub Jadwalkan Perbaikan Tahun Depan

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusaknya sejumlah fasilitas Halte yang berada di Jalan Jendral Sudirman akibat aksi vandalisme.

Rusaknya sejumlah fasilitas Halte yang berada di Jalan Jendral Sudirman akibat aksi vandalisme.

BEKASI – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat mengenai kondisi fasilitas halte bus yang rusak, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah mengambil langkah konkret dengan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan pada tahun 2026 mendatang.

​Perbaikan ini akan diprioritaskan untuk sarana dan prasarana transportasi publik yang mengalami kerusakan signifikan, terutama setelah adanya laporan mengenai kondisi halte di beberapa titik strategis seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sersan Aswan.

Respons Dishub dan Alokasi Anggaran

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengonfirmasi bahwa rencana perbaikan tersebut sudah masuk dalam agenda anggaran tahun depan. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga dalam menggunakan transportasi umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Ada beberapa halte (yang rusak), dan itu sudah kita anggarkan untuk dilakukan perbaikan dan perawatan,” ucap Zeno melalui keterangannya pada hari Kamis (16/10/2025).

​Menurutnya, komitmen ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak untuk memulihkan fungsi utama halte sebagai tempat menunggu yang layak bagi penumpang.

Faktor Penyebab Kerusakan

​Zeno menjelaskan bahwa kerusakan fasilitas halte disebabkan oleh beberapa faktor. Selain karena faktor usia bangunan, banyak kerusakan yang dipicu oleh tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Situasi rusaknya fasilitas Halte Bus turut didukung oleh beberapa faktor, mulai dari kerusakan oleh pihak tidak bertanggungjawab maupun para pihak lainnya yang tidak menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan (K3) lingkungan,” jelasnya.

Aksi vandalisme seperti coretan dan perusakan properti menjadi salah satu penyebab utamanya.

Langkah Kolaboratif untuk Pencegahan

​Untuk mencegah kerusakan serupa di masa depan, Dishub Kota Bekasi tidak akan bekerja sendiri. Pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait untuk pengawasan dan penindakan.

​”Nanti dikoordinasikan lagi dengan rekan Satpol PP, karena K3 kan ada di Satpol, jadi semua lintas tusi. Termasuk, Polres Metro Bekasi Kota untuk penanganan apabila ada aksi-aksi vandalisme,” ulas Zeno. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan efek jera bagi para pelaku perusakan fasilitas umum.

Ajakan Merawat Fasilitas Publik

Di akhir keterangannya, Zeno Bachtiar juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

Menurutnya, rasa kepemilikan bersama adalah kunci utama agar fasilitas publik dapat bertahan lama dan berfungsi optimal.

​”Kemudian kita jaga, kita rawat, karena halte itu, fasilitas lalu lintas itu bukan milik Pemda saja, tapi milik seluruh masyarakat Kota,” pungkasnya.

​Dengan adanya rencana perbaikan dan langkah pencegahan yang terintegrasi, diharapkan wajah transportasi publik di Kota Bekasi dapat menjadi lebih baik dan nyaman bagi seluruh warga.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca