BEKASI – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat mengenai kondisi fasilitas halte bus yang rusak, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah mengambil langkah konkret dengan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan pada tahun 2026 mendatang.
Perbaikan ini akan diprioritaskan untuk sarana dan prasarana transportasi publik yang mengalami kerusakan signifikan, terutama setelah adanya laporan mengenai kondisi halte di beberapa titik strategis seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sersan Aswan.
Respons Dishub dan Alokasi Anggaran
Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengonfirmasi bahwa rencana perbaikan tersebut sudah masuk dalam agenda anggaran tahun depan. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga dalam menggunakan transportasi umum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Ada beberapa halte (yang rusak), dan itu sudah kita anggarkan untuk dilakukan perbaikan dan perawatan,” ucap Zeno melalui keterangannya pada hari Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, komitmen ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak untuk memulihkan fungsi utama halte sebagai tempat menunggu yang layak bagi penumpang.
Faktor Penyebab Kerusakan
Zeno menjelaskan bahwa kerusakan fasilitas halte disebabkan oleh beberapa faktor. Selain karena faktor usia bangunan, banyak kerusakan yang dipicu oleh tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Situasi rusaknya fasilitas Halte Bus turut didukung oleh beberapa faktor, mulai dari kerusakan oleh pihak tidak bertanggungjawab maupun para pihak lainnya yang tidak menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan (K3) lingkungan,” jelasnya.
Aksi vandalisme seperti coretan dan perusakan properti menjadi salah satu penyebab utamanya.
Langkah Kolaboratif untuk Pencegahan
Untuk mencegah kerusakan serupa di masa depan, Dishub Kota Bekasi tidak akan bekerja sendiri. Pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait untuk pengawasan dan penindakan.
”Nanti dikoordinasikan lagi dengan rekan Satpol PP, karena K3 kan ada di Satpol, jadi semua lintas tusi. Termasuk, Polres Metro Bekasi Kota untuk penanganan apabila ada aksi-aksi vandalisme,” ulas Zeno. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan efek jera bagi para pelaku perusakan fasilitas umum.
Ajakan Merawat Fasilitas Publik
Di akhir keterangannya, Zeno Bachtiar juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah.
Menurutnya, rasa kepemilikan bersama adalah kunci utama agar fasilitas publik dapat bertahan lama dan berfungsi optimal.
”Kemudian kita jaga, kita rawat, karena halte itu, fasilitas lalu lintas itu bukan milik Pemda saja, tapi milik seluruh masyarakat Kota,” pungkasnya.
Dengan adanya rencana perbaikan dan langkah pencegahan yang terintegrasi, diharapkan wajah transportasi publik di Kota Bekasi dapat menjadi lebih baik dan nyaman bagi seluruh warga.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















