Gelar Rapat dengan Mitra Kerja, Komisi 3 Pinta Direksi Perumda Tirta Patriot Evaluasi Pelayanan

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat dengan mitra kerja dengan Perumda Tirta Patriot, Selasa (29/10/2024).

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat dengan mitra kerja dengan Perumda Tirta Patriot, Selasa (29/10/2024).

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi melakukan pemanggilan terhadap Perumda Tirta Patriot dalam rangka Rapat Kerja sekaligus meminta keterangan menyoal terganggunya pelayanan kepada masyarakat, pada Sabtu (26/10/2024) lalu, karena adanya gangguan teknis.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim mengatakan, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap jajaran Direksi Perumda Tirta Patriot untuk melakukan rapat kerja sekaligus mempertanyakan gangguan pelayanan yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Terus mereka menyampaikan bahwa adanya kendala kabel listrik yang terbakar dan ini kita tanggapi bahwa persoalan itu bukan jadi persoalan yang harus berlarut-larut, kenapa sih listrik yang menjadi prioritas ini tidak harus segera mereka selesaikan,” ucap Arif saat ditemui di sela-sela rapat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (29/10/2024) sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Arif, berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Perumda Tirta Patriot, mereka mengaku kesulitan mendapatkan suku cadang yang rusak hingga akhirnya ketemu di wilayah Kabupaten Bogor.

Sehingga hal tersebut, kata dia, berdampak terganggunya layanan air kepada masyarakat hingga 10 jam lamanya. Sehingga hal ini menjadi catatan penting oleh Komisi 3 kepada perusahaan plat merah milik Pemerintah Kota Bekasi tersebut.

“Saya anggap kurang masuk akal. Dan ini tidak boleh terjadi lagi dan ini kalau kita mungkin, secara personal bersama maklumi persoalan yang terjadi, tetapi masyarakat tidak ada persoalan yang bisa dimaklumi. Karena kebutuhan air yang sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya.

Terlebih, kata Arif, pihaknya ke depan akan melakukan pengecekan terhadap penggunaan Anggaran Operasional dari Perumda Tirta Patriot selama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ya kita akan mengkroscek penggunaan anggaran yang sudah mereka dapat sekitar Rp35 Miliar itu pada tahun 2024 ini. Kita akan kroscek penggunaan anggarannya dan mungkin apabila ada kejanggalan, kita rekomendasi untuk diaudit lah,” cetusnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan sejumlah rekomendasi dari Komisi 3 melalui rapat tersebut.

“Teman-teman dari Komisi 3 bertanya tentang persoalan kemarin gangguan teknis yang pada hari Sabtu kemarin. Kami jelaskan pada saat kita dipanggil sore ini,” katanya.

“Kemudian kita mengkonfirmasi dan mengklarifikasi terkait dengan gangguan teknis di hari Sabtu kemarin. Kemudian kedua ialah lebih kepada yang rencananya di tanggal 4-5 November mendatang ada rapat kerja lanjutan dari Komisi 3 dengan seluruh rekan-rekan mitra kerja termasuk PDAM. Jadi lebih pengen melihat rencana kerja, jadi hari ini lebih kepada rencana kerja pada tahun 2024,” tambahnya.

Hal itu turut didukung, kata dia, mengingat jajaran Komisi 3 DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029 kali ini adalah wajah-wajah baru, dari hasil Pemilu 2024 yang tentunya berbeda dengan komposisi Komisi 3 sebelumnya, yang sudah lebih dulu tahu mengenai beberapa kinerja dari Perumda Tirta Patriot.

“Karena (Komposisi Komisi 3 DPRD Kota Bekasi) ini baru, jadi lebih kepada melihat kondisi eksisting Perumda Tirta Patriot. Soal catatan lebih kepada pelayanan. Jadi memang tadi lebih kepada teman-teman dewan menanyakan agar aspek pelayanan agar lebih baik kembali,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

14 Tewas di Jalur Maut, Fraksi Gerindra Kawal Banpres Flyover Bekasi
Tragedi KRL vs Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: DPRD Dukung Wali Kota Tri Adhianto Bangun Flyover
Anggaran Rp322 Miliar Terserap, Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi Dinilai Masih Setengah Hati
Soroti LKPJ 2025, Fraksi Golkar Solidaritas Desak Pemkot Bekasi Atasi 105 Ribu Pengangguran!
Belanja Pegawai Kota Bekasi Masih Bengkak, Fraksi PDIP Desak Langkah Agresif Genjot PAD
Sabar! Dana Hibah Rp100 Juta per RW Kota Bekasi Disandera Audit BPK
Rapor Merah Pemkot Bekasi: Kota Layak Anak Cuma Angan-Angan?
PAD Jeblok! DPRD Sentil Pemkot Bekasi Lewat 267 Rekomendasi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:06 WIB

14 Tewas di Jalur Maut, Fraksi Gerindra Kawal Banpres Flyover Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:52 WIB

Tragedi KRL vs Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: DPRD Dukung Wali Kota Tri Adhianto Bangun Flyover

Minggu, 26 April 2026 - 17:25 WIB

Anggaran Rp322 Miliar Terserap, Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi Dinilai Masih Setengah Hati

Minggu, 26 April 2026 - 16:11 WIB

Soroti LKPJ 2025, Fraksi Golkar Solidaritas Desak Pemkot Bekasi Atasi 105 Ribu Pengangguran!

Kamis, 23 April 2026 - 11:50 WIB

Belanja Pegawai Kota Bekasi Masih Bengkak, Fraksi PDIP Desak Langkah Agresif Genjot PAD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca