Hujan Deras Rendam Permukiman dan Tumbangkan Pohon di 16 Titik Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Petugas BPBD Kota Bekasi saat melakukan proses evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (18/01/2026).

​Petugas BPBD Kota Bekasi saat melakukan proses evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kelurahan Pejuang, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (18/01/2026).

Poin Utama:

  • Total Kejadian: Sebanyak 16 titik terdampak banjir dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem pada Minggu (18/01/2026).
  • Ketinggian Air: Genangan bervariasi antara 20 cm hingga 100 cm, dengan lokasi terparah di Kelurahan Kali Baru dan Teluk Pucung.
  • Dampak Warga: Lebih dari 160 Kepala Keluarga (KK) mengungsi dan dilakukan evakuasi darurat terhadap lansia, balita, hingga jenazah warga.
  • Respon Cepat: Tim BPBD Kota Bekasi telah menerjunkan perahu karet dan alat pemotong pohon untuk penanganan darurat.

​Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur sejak Minggu (18/01/2026) dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dan pohon tumbang yang menutup akses jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat setidaknya 16 titik kejadian yang tersebar di Kecamatan Medan Satria, Bekasi Utara, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Rawalumbu, hingga Mustika Jaya, memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Di Mana Saja Lokasi Banjir Terparah di Kota Bekasi?

​Berdasarkan data lapangan hingga pukul 10.00 WIB, banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 20 cm hingga 1 meter melanda beberapa permukiman padat penduduk. Kecamatan Medan Satria dan Bekasi Utara menjadi wilayah yang paling terdampak cukup parah.

​Berikut adalah rincian titik genangan yang signifikan:

  • Kelurahan Kali Baru (Medan Satria): Genangan mencapai 40–100 cm di Jl. Rawa Bakti serta RT 001, 007, 009 RW 003.
  • Kelurahan Pejuang (Medan Satria): Banjir setinggi 40–60 cm merendam wilayah RT 017/017 dan Jl. Cempaka Indah.
  • Kelurahan Teluk Pucung (Bekasi Utara): Jl. Perjuangan terendam 50–100 cm.
  • Bekasi Timur: Genangan 50–80 cm terpantau di Perumahan 3, Kelurahan Duren Jaya.
  • Kecamatan Lain: Genangan juga terjadi di Perumahan Taman Narogong Indah (90 cm), Pondok Hijau Permai Rawalumbu (30–70 cm), dan Perum Mayanggi Mustika Jaya (25–35 cm).

​Apakah Ada Pohon Tumbang dan Gangguan Akses Jalan?

​Selain banjir, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi strategis yang sempat melumpuhkan akses warga pada pagi hari.

​Insiden pohon tumbang tercatat terjadi di:

  • Bekasi Barat: Komplek Depnakertrans, Jl. Jenggala 1, Kelurahan Jakasampurna.
  • Bekasi Utara: RT 001/002, Kelurahan Kali Abang Tengah.

​”Pohon tumbang di dua titik tersebut telah tuntas ditangani oleh tim lapangan menggunakan gergaji mesin (chainsaw), sehingga akses jalan dapat kembali dilalui,” bunyi laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Bekasi yang diterima Redaksi, Minggu (18/01/2026).

​Bagaimana Kondisi Pengungsi dan Evakuasi Warga?

​Dampak banjir kali ini memaksa tim BPBD melakukan evakuasi dramatis di beberapa titik. Selain mengevakuasi warga yang terjebak banjir, petugas juga membantu pemindahan jenazah yang akses rumah dukanya terendam air.

​Data evakuasi dan pengungsian meliputi:

  • Evakuasi Jenazah: Dilakukan di Jl. Cempaka Indah VII, Kelurahan Pejuang karena akses jalan tertutup air.
  • Evakuasi Lansia & Balita: Di Jl. Kedondong IV, Kelurahan Pejuang, petugas mengevakuasi empat orang yakni Alvi (26), Veriana (28), Nur Komariah (59), dan Ashraf (4 bulan). Evakuasi lansia juga dilakukan di Aren Jaya atas nama Bapak Pono.
  • Data Pengungsi:
    • Kelurahan Pejuang: 100 KK mengungsi dan membutuhkan logistik.
    • Kelurahan Kali Baru: 67 KK (1 KK di Aula Kelurahan, 66 KK di Mushola Al Bahar).
    • Kelurahan Teluk Pucung: 30 Jiwa mengungsi dan membutuhkan makanan siap saji.

​Pemkot Bekasi melalui BPBD terus menyiagakan personel dan peralatan seperti perahu rafting, pelampung, dan pompa air untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit air susulan.

​BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area genangan air yang berarus deras, serta tidak memaksakan diri berkendara di jalan yang terendam tinggi demi keselamatan mesin kendaraan dan diri sendiri. Warga juga diminta segera mengamankan dokumen penting dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

Butuh Bantuan Darurat?

Jika Anda melihat potensi bahaya atau membutuhkan evakuasi di wilayah Kota Bekasi, segera hubungi layanan darurat BPBD atau Call Center 112 Pemkot Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur
Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4
Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas
Disdik Rancang Penerapan Tes Kemampuan Akademik untuk Guru
Investasi Kota Bekasi 2025 Tembus Rp 11,57 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi
Perumda Tirta Bhagasasi Siap Putuskan Kontrak Rekanan Swasta Kontraproduktif

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:45 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:26 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:30 WIB

Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:17 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca