Ini Dia Empat Titik Lokasi Rawan Macet di Kota Bekasi saat Hujan Deras

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kemacetan yang terjadi di seluruh ruas jalan di Kota Bekasi, pasca terjadinya hujan deras sejak Sabtu (06/07/2024) sore kemarin.

kemacetan yang terjadi di seluruh ruas jalan di Kota Bekasi, pasca terjadinya hujan deras sejak Sabtu (06/07/2024) sore kemarin.

KOTA BEKASI – Dinas Perhubungan Kota Bekasi memetakan sebanyak 4 titik lokasi rawan macet di sejumlah wilayah saat terjadi hujan deras di Kota Bekasi tengah berlangsung.

Pemetaan titik macet tersebut menyusul kepadatan arus lalu lintas, terutama di Kolong Tol JORR arah Caman menuju ke Jakarta karena adanya genangan air atau banjir selepas hujan deras sejak Sabtu (06/07) sore lalu.

“Ada beberapa lokasi yang kerap macet di Kota Bekasi bilamana terjadi hujan, di antaranya meliputi Kota Bintang, Pondok Gede, beberapa titik di Bekasi Timur maupun Kecamatan Bekasi Barat,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar saat ditemui RakyatBekasi.com di sela acara Spirit Muharram Bekasi Bersama Palestina Jilid 2 di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Minggu (07/07/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas di tiap wilayah dalam kondisi peralihan cuaca, kata dia, pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada seluruh anggota Dinas Perhubungan untuk dilakukan penyebaran ke titik titik rawan kemacetan.

Opsi lainnya, Zeno mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas demi menjaga kenyamanan maupun kondusifitas agar arus lalu lintas bisa berjalan dengan baik.

“Pasti (dilakukan Rekayasa Lalu Lintas secara situasional), ditutupnya satu jalan itu sudah manajamen rekayasa dan manajemen rekayasa ada yang sifatnya dalam perencanaan ada yang sifatnya situasional,” sambungnya.

Terlebih, kata dia, terjadinya kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di Kota Bintang, menurutnya hal itu disebabkan karena sistem drainase di lokasi dinilai kurang baik dalam melakukan penyerapan air.

Mengetahui hal tersebut, lanjut dia, Dishub melakukan koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna melakukan proses penanganan.

“Salah satunya dekat Kota Bintang. Kami berkoordinasi dengan bapak ibu dari rekan-rekan DBMSDA agar di operasikan secara baik rumah rumah pompa air dan seterusnya. Kami dari Dishub berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan ketertiban berlalu lintas di tengah-tengah anomali cuaca,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Belum Dicairkan!
Proyek Raksasa Ducting Fiber Optic Bekasi Resmi Dipegang Satu Perusahaan, Ini Faktanya
Dana Mandek! Ambisi Juara Umum Porprov 2026 Cuma Halusinasi?
Makan Gaji Buta! Puluhan ASN Pemkot Bekasi Terciduk Nongkrong
DBMSDA Kota Bekasi Lanjutkan Galian Optik, Moratorium Diabaikan?
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Cair Lagi, Cek Syaratnya!
Sentil Kepsek, Wali Kota Bekasi: Haramkan Pungli, Uang Kas Yes!
​Kota Bekasi Darurat Narkoba! Modus ‘Tempel’ Sindikat Tembus Rp2,57 Miliar

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:36 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Belum Dicairkan!

Senin, 20 April 2026 - 09:58 WIB

Proyek Raksasa Ducting Fiber Optic Bekasi Resmi Dipegang Satu Perusahaan, Ini Faktanya

Minggu, 19 April 2026 - 21:04 WIB

Dana Mandek! Ambisi Juara Umum Porprov 2026 Cuma Halusinasi?

Minggu, 19 April 2026 - 18:02 WIB

Makan Gaji Buta! Puluhan ASN Pemkot Bekasi Terciduk Nongkrong

Minggu, 19 April 2026 - 17:15 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Cair Lagi, Cek Syaratnya!

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi Belum Dicairkan!

Senin, 20 Apr 2026 - 10:36 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca