Kali Bekasi Meluap, Banjir Kiriman Bogor Rendam 7 Titik Permukiman

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kota Bekasi memantau kenaikan debit air dan tumpukan sampah di Pintu Air Bendung Presdo yang meningkat drastis, Rabu malam (11/02/2026).

Petugas BPBD Kota Bekasi memantau kenaikan debit air dan tumpukan sampah di Pintu Air Bendung Presdo yang meningkat drastis, Rabu malam (11/02/2026).

Poin Utama:

  • Total Titik Banjir: Teridentifikasi di 7 lokasi berbeda yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi.
  • Penyebab Utama: Kiriman air dari Kabupaten Bogor yang menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) Kali Bekasi mencapai puncak 650 cm (Siaga 1).
  • Ketinggian Air: Bervariasi mulai dari 10 cm hingga 180 cm di titik terparah (Kampung Lebak dan Gang Mawar).
  • Waktu Kejadian: Air mulai masuk ke permukiman warga sejak Rabu (11/02) tengah malam hingga Kamis (12/02) dini hari.

​Sebanyak tujuh titik permukiman di wilayah Kota Bekasi terendam banjir akibat meluapnya Kali Bekasi setelah menerima debit air kiriman dari Kabupaten Bogor, Kamis (12/02/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) yang signifikan hingga mencapai level tertinggi 650 cm pada dini hari tadi, memaksa sebagian warga untuk mengungsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab Utama Banjir di Bekasi Hari Ini?

​Banjir yang terjadi kali ini murni disebabkan oleh faktor kiriman air dari hulu (Cileungsi dan Cikeas) di Kabupaten Bogor.

Hal ini memicu naiknya status Kali Bekasi menjadi Siaga 1 (Top Level), yang kemudian meluap ke permukiman warga yang berada di bantaran sungai.

​”Lokasi terdampak merupakan lokasi yang berstatus sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) atau berdekatan langsung pada aliran Kali Bekasi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/02/2026).

​Iman menjelaskan bahwa meskipun air sempat tinggi, tren penurunan debit air mulai terlihat menjelang pagi hari.

Namun, tim gabungan tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi air susulan.

​Di Mana Saja Lokasi Titik Banjir Terparah?

​Berdasarkan data lapangan BPBD Kota Bekasi hingga pukul 03.30 WIB, berikut adalah rincian wilayah yang terdampak banjir cukup parah:

  • Kampung Lebak (Kel. Teluk Pucung, Bekasi Utara): Menjadi salah satu titik terdampak paling dalam. TMA di dataran terendah mencapai ±180 cm pada pukul 02.03 WIB. Sebanyak 70 jiwa yang terdiri dari lansia, ibu-ibu, dan anak-anak terpaksa mengungsi.
  • Gang Mawar (Kel. Margahayu, Bekasi Timur): Ketinggian air dilaporkan mencapai 170 cm pada pukul 01.08 WIB.
  • Jalan Mayor Oking / Gg. Melati (Kel. Margahayu, Bekasi Timur): Ketinggian air bervariasi antara 10 cm hingga 150 cm. Warga RT 04 dan RT 05 RW 02 mengungsi sementara di rumah tetangga yang lebih tinggi.
  • Jalan Veteran (Kel. Margajaya, Bekasi Selatan): Sempat terendam setinggi ±100 cm, namun mulai surut menjadi ±90 cm pada pukul 03.23 WIB.

​Bagaimana Status Wilayah Lainnya?

​Selain titik-titik dengan kedalaman ekstrem di atas, genangan juga terpantau di beberapa lokasi perumahan, antara lain:

  • Kampung Lengkak (RT 004/008): Air masuk pukul 00.12 WIB dengan ketinggian mencapai ±60 cm. Mesin pompa di Rumah Pompa Lengkak telah diaktifkan sejak dini hari.
  • Perumahan Pondok Mitra Lestari: Terpantau rembesan dari bronjong dan saluran air setinggi ±5-10 cm.

​Apa Imbauan Pemerintah Bagi Warga Bantaran Sungai?

​Pemkot Bekasi melalui BPBD meminta warga yang tinggal di sepanjang aliran Kali Bekasi untuk tetap waspada dan proaktif memantau informasi ketinggian air.

​”Secara umum, kondisi genangan di beberapa titik mulai menunjukkan tren penurunan. Akan tetapi, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pemantauan, maupun membantu warga,” tambah Iman.

​Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas di lapangan atau melalui layanan darurat jika melihat adanya peningkatan debit air yang cepat atau kondisi membahayakan lainnya.

​Saat berita ini diturunkan, petugas BPBD masih terus melakukan pendataan dan evakuasi di titik-titik yang membutuhkan bantuan.

Pemkot Bekasi memastikan logistik dan peralatan evakuasi siap dikerahkan jika kondisi memburuk.

Punya informasi banjir atau butuh evakuasi darurat? Segera hubungi Call Center BPBD Kota Bekasi atau lapor melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi 112.

Visited 173 times, 3 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas
PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
Tegas! Pemkot Bekasi Larang ASN Ngonten di Jam Kerja Pakai Atribut Dinas
Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan
Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega
Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air
Calon Kepala Puskesmas di Kota Bekasi Wajib Miliki STR dan Sertifikasi Izin Praktik
Wacana CFD Alun-Alun Hasibuan Mandek, Dishub Belum Beri Restu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30 WIB

6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:08 WIB

PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:24 WIB

Ancaman Kemarau Ekstrem, Pemkot Bekasi Petakan Titik Kritis Rawan Kekeringan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:10 WIB

Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, APBD Kota Bekasi Bernapas Lega

Senin, 8 Juni 2026 - 22:32 WIB

Aplikasi Pendekar Bhagasasi Resmi Rilis, Permudah Pelanggan Cek Pemakaian Air

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x