BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali melakukan perombakan struktur birokrasi. Hanya berselang satu hari setelah pelantikan sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kembali melantik dan mengambil sumpah 38 pejabat struktural Eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, pada Kamis (27/11/2025).
Langkah strategis yang disebut sebagai “Mutasi Jilid Dua” ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus penyegaran organisasi demi memastikan roda pemerintahan berjalan lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Penyempurnaan Struktur untuk Akselerasi OPD
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas kepegawaian, melainkan upaya strategis untuk melengkapi formasi yang telah disusun pada mutasi hari sebelumnya. Tujuannya jelas, agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tim yang utuh untuk bergerak cepat.
”Hari ini adalah mutasi terkait dengan melengkapi mutasi kita yang pertama kemarin. Jadi, mudah-mudahan tentu organisasi akan bergerak lebih cepat dan solid,” ujar Tri Adhianto usai prosesi pelantikan.
Ia menekankan bahwa soliditas birokrasi sangat dibutuhkan mengingat tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks, sehingga tidak boleh ada kursi jabatan strategis yang kosong terlalu lama.
Fokus Utama: Tuntas Target 2025 dan Persiapan 2026
Tri Adhianto memberikan instruksi khusus kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka untuk langsung “tancap gas” bekerja, mengingat waktu efektif di tahun anggaran 2025 tinggal menyisakan satu bulan lagi.
Ada dua fokus utama yang menjadi sorotan Wali Kota:
- Penyelesaian Target 2025: Menuntaskan seluruh program kerja dan administrasi yang belum rampung di sisa tahun berjalan.
- Persiapan Anggaran 2026: Mempersiapkan strategi penyerapan anggaran untuk tahun 2026 yang telah ditetapkan, agar pembangunan dapat langsung berjalan sejak awal tahun.
”Masih ada target akhir tahun yang harus diselesaikan. Tapi juga di mana tahun 2026 anggarannya sudah ditetapkan, dan ini kan ada target bagaimana melakukan penyerapan anggaran secara cepat dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Dengan adanya pelantikan jilid dua ini, Pemkot Bekasi berharap kinerja birokrasi akan semakin optimal dalam melayani masyarakat serta akuntabel dalam pengelolaan anggaran daerah.
Dapatkan informasi terbaru seputar kebijakan pemerintah dan pembangunan di Kota Bekasi. Baca berita selengkapnya di sini.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









































