Kepsek SMP Bani Taqwa: Siswa Tak Ikut Ujian PTS Karena Nunggak SPP

- Jurnalis

Senin, 3 Oktober 2022 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kepala Sekolah SMP Bani Taqwa Kota Bekasi, Yusuf Maulana mengklarifikasi terkait kabar siswi yang dilarang mengikuti ujian Penilaian Tengah Semester (PTS) karena masih menunggak iuran sekolah atau sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

Yusuf juga menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang dirumahkan atau skorsing siswi tersebut.

“Saya menilai, orangtua Annisa terlalu panik. Sebelum kegiatan ujian PTS itu, kami biasanya selalu memanggil orangtua siswa yang memiliki tunggakan. Kita ingatkan tunggakannya, kemudian komitmen pembayaran dan lain sebagainya,” ujar Yusuf kepada rakyatbekasi, Senin (3/10/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusuf juga menyayangkan kepada orangtua siswa, persoalan ini sampai ke anggota DPRD Kota Bekasi.

“Kami sangat menyayangkan, sebenarnya bisa komunikasi terlebih dahulu kepada pihak sekolah. Waktu dipanggil, disampaikan kemudian diingatkan biaya pendidikannya kekurangam sekian-sekian,” kata Yusuf.

“Padahal, yang lain ketika komunikasi ke kami ada kesanggupan berapa, baru bisa bayar berapa, itu anaknya bisa ikut ujian,” ujarnya.

Yusuf menjelaskan, pihak sekolah sudah bekerjasama dengan Pemkot Bekasi dan lembaga-lembaga lain seperti Baznas.

“Ini banyak menyalurkan bantuan-bantuan kepada siswa yang memang ada masalah pembiayaan,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf menyampaikan, siswi Annisa Aljatul Nuraini mendapatkan bantuan dari Disdik setempat di tahun 2023.

“Siswa Annisa Aljatul Nuraini belum masuk bantuan pendidikan di Disdik Kota Bekasi. Karena di 2022 ini masih yang kelas 7, nanti untuk kelas 8 akan dimasukan di tahun anggaran 2023,” terang Yusuf.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Kota Bekasi Darurat Narkoba! Modus ‘Tempel’ Sindikat Tembus Rp2,57 Miliar
WFH Pemkot Bekasi Pekan Kedua, Satpol PP Sweeping Kendaraan BBM Milik ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 50 Kepsek SD dan SMP Negeri
WFH dan Jumat Tanpa BBM Pekan Kedua: Sejumlah Kendaraan ASN Parkir Di Luar Pemkot Bekasi
Asrama Haji Bekasi Bersolek, Siap Sambut 28 Kloter Jemaah Perdana Pekan Esok
Bom Waktu SPBE Cimuning Telan Satu Keluarga, Nyawa Bapak Menyusul Anak!
Wali Kota Tri Adhianto Janji Perketat Pengawasan WFH ASN Pemkot Bekasi
Pembangunan Tol Becakayu Berlanjut, DBMSDA Siap Bongkar Gapura Joyo Martono Selama Sepekan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:08 WIB

​Kota Bekasi Darurat Narkoba! Modus ‘Tempel’ Sindikat Tembus Rp2,57 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 16:49 WIB

WFH Pemkot Bekasi Pekan Kedua, Satpol PP Sweeping Kendaraan BBM Milik ASN

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 50 Kepsek SD dan SMP Negeri

Kamis, 16 April 2026 - 17:17 WIB

Asrama Haji Bekasi Bersolek, Siap Sambut 28 Kloter Jemaah Perdana Pekan Esok

Kamis, 16 April 2026 - 15:57 WIB

Bom Waktu SPBE Cimuning Telan Satu Keluarga, Nyawa Bapak Menyusul Anak!

Berita Terbaru

Tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan Bus Biskita Transpatriot trayek Vida Bantargebang–Summarecon Bekasi (plat B 7755 KGA) menyemburkan asap hitam pekat saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, pada Senin (13/04/2026) sore.

Parlementaria

Biskita Transpatriot Ngebul, DPRD Semprot Dishub Bekasi!

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:15 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca