Kericuhan di Mapolres Bekasi: 48 Orang Ditangkap, Polisi Sebut Mayoritas Pelaku Warga Lokal Usia Muda

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas berpakaian preman menghalau massa aksi yang hendak merangsek ke Mapolrestro Bekasi Kota, Minggu (31/08/2025).

Sejumlah petugas berpakaian preman menghalau massa aksi yang hendak merangsek ke Mapolrestro Bekasi Kota, Minggu (31/08/2025).

KOTA BEKASI – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota telah mengamankan 48 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan kericuhan di Gedung Mapolres Metro Bekasi Kota pada Minggu (31/08/2025) malam.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap para terduga pelaku.

​Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, dalam konferensi pers pada Selasa (02/09/2025), mengungkapkan bahwa mayoritas dari mereka yang diamankan adalah warga lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Total ada 48 orang yang kami amankan. Mereka berasal dari berbagai wilayah, tetapi mayoritas adalah warga Kota Bekasi,” ujar AKBP Bayu Pratama.

Mayoritas Pelaku Berusia Remaja dan di Bawah Umur

Fakta yang mengkhawatirkan dari hasil identifikasi awal adalah rentang usia para pelaku.

Sebagian besar dari mereka yang ditangkap masih berusia sangat muda, bahkan beberapa di antaranya tercatat masih di bawah umur.

“Massa yang kami amankan didominasi oleh kelompok usia 15 hingga 25 tahun. Dan kami menemukan ada yang masih berstatus di bawah umur,” jelas Wakapolres.

​Pihak kepolisian akan mendalami lebih lanjut motif dan peran masing-masing individu, termasuk bagaimana para remaja ini bisa terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kronologi Penyerangan dan Barang Bukti

​Menurut AKBP Bayu, kericuhan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Sekelompok massa yang diperkirakan berjumlah antara 80 hingga 100 orang tiba-tiba melakukan penyerangan ke arah Mapolres.

​“Mereka melakukan penyerangan dengan melemparkan petasan dan bom molotov ke arah Mapolres, sempat terjadi perlawanan antara aparat dengan massa,” imbuhnya.

Aksi anarkis tersebut berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya dapat dikendalikan oleh aparat gabungan pada pukul 01.50 WIB dini hari.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam penyerangan, antara lain:

  • ​Bambu dan kayu
  • ​Bom molotov rakitan
  • ​Sisa-sisa petasan

​“Situasi dinyatakan benar-benar kondusif pada pukul 04.30 WIB, namun personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi kejadian susulan,” pungkas Bayu.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal
PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional
Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!
Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang
Tabrakan KA Bekasi Timur: Basarnas Evakuasi 3 Korban Terjepit KRL
Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:47 WIB

Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal

Rabu, 29 April 2026 - 20:11 WIB

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar

Rabu, 29 April 2026 - 14:02 WIB

Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional

Rabu, 29 April 2026 - 10:18 WIB

Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x