Libatkan Murid, Plt Kepsek SMKN 8 Kota Bekasi Jual Formulir PPDB saat Offline

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dinas Pendidikan Jawa Barat menemukan adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 tingkat SMA/SMK/SLB. Informasi bermula dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya penjualan formulir PPDB secara offline. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ade Afriandi menjelaskan bahwa temuan penjualan formulir PPDB offline di tahap pendaftaran PPDB, yakni di tanggal 5 s.d 6 Juni 2024. Laman pendaftaran PPDB sempat mengalami kendala pada pendaftaran tahap 1 PPDB di tanggal 4 hingga 5 Juni lalu. Server Laman PPDB sempat down karena masyarakat mengakses laman pada di waktu yang bersamaan.
“Tentu ada kendala di dalam sistem, sehingga tanggal 4 itu kan mulai jam 09.00 WIB gangguan, kemudian diupload webnya sekitar jam 11.00 WIB. Jam 12.00 WIB lebih mulai down. Kemudian di jam 14.00 WIB, akhirnya kita putuskan untuk di cut off, jadi sengaja di cut off Karana kita ingin perbaikannya tidak parsial dan tidak ada gangguan,” jelasnya.
Disdik Provinsi l Jabar langsung turun tangan untuk melakukan penelusuran.
Hasilnya, didapati jika pelaku adalah Plt Kepsek dari SMKN 8 Kota Bekasi yang dalam aksinya melibatkan sejumlah murid saat PPDB Jabar 2024 tahap satu berlangsung.
“Pokoknya pas di Tahap 1 viral (di WhatsApp) anak-anak sekolah menjual formulir, nah kemudian Tim turun ke sana akhirnya diklarifikasi, video itu benar. Kemudian anak-anak atau murid sekolah itu menjual formulir PPDB,” ucap Plh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ade Afriandi kepada awak media saat dihubungi, Rabu (26/06/2024)
Ade menambahkan, atas dasar peristiwa itu, kini kasus tersebut sudah ditangani oleh tim saber pungli dan inspektorat.
“Akhirnya sudah, ditangani oleh Tim pengawasan, sehingga diketahui dan akhirnya ditindak melalui pemeriksaan oleh penyidik Pegawai Negeri Sipil Satpol-PP,” jelasnya. “Kemudian diberikan tindakan peringatan, kemudian tentu sesuai dengan SOP Satpol-PP, selanjutnya untuk tindakan pungli kami memberikan ke Satgas Saber Pungli dan inspektorat provinsi,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, Kondisi terkini mengenai status dari Plt Kepsek SMA 8 Kota Bekasi itu, kata Ade, sudah diberikan sanksi sesuai SOP dan Disdik Provinsi Jawa Barat sudah memberikan tindakan.
“Kalau dari pelanggaran pergub sesuai SOP, Penyidik Pegawai Negeri Sipil sudah melakukan penindakan, sudah dibuat berita acara pemeriksaan, kemudian sudah diberikan surat teguran sesuai SOP, sudah diberikan teguran tertulis juga,” imbuhnya.
Lebih jauh Ade mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan setiap dugaan pungli yang terjadi di lingkup PPDB tingkat SMA/SMK/SLB.
“Apabila ada temuan harap segera melaporkan dengan melampirkan informasi dan bukti lengkap sebagai syarat utamanya. Seperti yang kasus SMK 8, kami diberikan video, kan tidak sulit pada saat kita melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Potong Uang Remunerasi Pegawai, Fopera Desak Wali Kota Copot Dirut RSUD CAM Bekasi
Sindir Nihilitas Disparbud dan Satpol PP, KOAR Bekasi: Ayo Tidur, Jangan Kerja!
Soroti Miskomunikasi Layanan Digital: Sudah Elektronik, Mengapa Warga Masih Antre Dokumen Fisik di Disdukcapil Kota Bekasi?
Meroket 100 Persen, Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Tembus 9.000 Orang Demi Kebut Pendataan 833 Ribu KK
Disperkimtan Kebut Proyek Gapura Pecinan Mayor Oking, Target Rampung Jelang Porprov Jabar 2026
DBMSDA Kota Bekasi Optimistis Serapan Anggaran Tembus 90 Persen di Akhir 2026
Puncaki 3 Besar Calon Sekda Kota Bekasi, Muhammad Solikhin Suksesor Junaedi!
Pemkot Bekasi Perpanjang Kontrak 3.100 PPPK Paruh Waktu, Ratusan Pegawai Indisipliner Dicoret
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Diduga Potong Uang Remunerasi Pegawai, Fopera Desak Wali Kota Copot Dirut RSUD CAM Bekasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Sindir Nihilitas Disparbud dan Satpol PP, KOAR Bekasi: Ayo Tidur, Jangan Kerja!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Soroti Miskomunikasi Layanan Digital: Sudah Elektronik, Mengapa Warga Masih Antre Dokumen Fisik di Disdukcapil Kota Bekasi?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Meroket 100 Persen, Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Tembus 9.000 Orang Demi Kebut Pendataan 833 Ribu KK

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:16 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Optimistis Serapan Anggaran Tembus 90 Persen di Akhir 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x