Meski Stok Aman, Beli Beras di Bekasi Dibatasi 10Kg Perorang

- Jurnalis

Kamis, 5 Oktober 2023 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga sedang memilih beras premium di toko modern.

Warga sedang memilih beras premium di toko modern.

BEKASI SELATAN – Harga beras medium maupun harga beras premium hingga saat ini belum ada penurunan harga. Hingga saat ini harga beras medium perkilogram Harga Eceran Tertinggi (HET) berada di kisaran Rp13 ribu dan untuk harga beras premium HET di kisaran Rp17 ribu.Dengan harga beras yang belum stabil, Pemerintah pusat maupun daerah terus menjaga komoditas beras tetap tersedia.Salah satu cara agar beras tetap tersedia, Pemerintah Pusat dan Daerah membatasi konsumen saat membeli beras di pasar-pasar modern dan ritel. Perorang hanya boleh membeli 10 kilogram beras, tidak boleh lebih.Analisis Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Eko Wijatmiko membenarkan pembatasan tersebut sudah diberlakukan sejak beberapa waktu lalu. Masyarakat yang beli beras di ritel maupun pasar modern itu dibatasi.“Satu orang hanya boleh beli 10 kilogram beras. Lebih dari itu tidak boleh. Kita terapkan itu di pasar modern ritel, swalayan maupun minimarket di Kota Bekasi. Sesuai arahan dari pusat,” kata Eko sapaan akrabnya kepada Rakyat Bekasi, Rabu (04/10).Pembatasan pembelian beras, lanjut dia, karena dampak dari kurang lancarnya pasokan beras akibat cuaca kemarau. Sehingga hal tersebut berdampak ke daerah-daerah lain, bukan hanya di Kota Bekasi saja.Selain itu, pemberlakuan pembatasan dalam pembelian beras dimaksudkan agar tidak terjadi panic buying. Hal tersebut diwaspadainya karena sudah ada kelangkaan terhadap stok beras medium yang sering dipakai untuk masyarakat yang berjualan warung makan.“Meski pembelian dibatasi, tidak ada panic buying di Kota Bekasi. Saat ini masih aman stok beras bagi masyarakat. Intinya pembatasan ini agar tidak ada penimbunan,” ungkapnya. (mar)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca