Monumen Perjuangan Kali Bekasi Dirusak, Sejarawan Desak Pemkot Ambil Tindakan Tegas

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pelat tembaga yang merupakan bagian dari Monumen Perjuangan Kali Bekasi di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Selatan hilang dicuri oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Sejumlah pelat tembaga yang merupakan bagian dari Monumen Perjuangan Kali Bekasi di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Selatan hilang dicuri oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Monumen Perjuangan Kali Bekasi yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Selatan, menjadi korban aksi vandalisme. Sejumlah pelat tembaga pada monumen tersebut dilaporkan hilang tanpa jejak, diduga kuat dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kejadian ini mendapat sorotan tajam dari sejumlah tokoh dan wakil rakyat di Kota Bekasi.

Sejarawan Bekasi, Ali Anwar, mengungkapkan keprihatinannya atas insiden tersebut. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk bersikap tegas dan tidak menyepelekan aksi perusakan terhadap situs sejarah kota.

“Yang harus bertanggung jawab tentu pencurinya. Makanya, Pemkot harus segera membuat laporan ke kepolisian agar dilakukan penyidikan dan penangkapan pelaku,” tegas Ali saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com, Minggu (22/06/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usulan Pengamanan dan Revitalisasi Situs Bersejarah

Ali juga menyarankan agar monumen tersebut segera dilengkapi dengan sistem keamanan memadai, seperti pemagaran dan pemasangan CCTV, guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Ini menyangkut benda sejarah yang memiliki nilai budaya dan jejak historis. Kita tidak boleh lengah,” lanjutnya.

Menurutnya, Monumen Perjuangan Kali Bekasi yang dahulu dikenal sebagai Monumen Persahabatan Indonesia–Jepang, dibangun pada masa Wali Kota Bekasi Ahmad Zurfaikh.

Meski belum berstatus resmi sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) —karena belum berusia lebih dari 50 tahun—monumen ini tetap menyimpan nilai simbolik dan edukatif bagi generasi muda.

DPRD Kota Bekasi Soroti Kinerja Disparbud

Dukungan terhadap desakan tindakan tegas juga datang dari Ahmadi, anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi. Ia menilai, pencurian pelat monumen bukan hanya tindak kriminal biasa, namun juga merupakan pembiaran terhadap kerusakan aset publik.

“Kalau pencurian seperti ini dibiarkan, maka publik akan mempertanyakan tanggung jawab Dinas. Itu uang rakyat, bukan uang pribadi,” ujar Ahmadi, Jumat (20/06/2025).

Politikus yang akrab disapa Madong ini menilai, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi perlu segera melapor kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan tidak hanya menunggu reaksi publik.

“Jangan hanya berdalih faktor kelemahan. Kalau ada aset cagar budaya rusak, Dinas harus segera bertindak. Ini menyangkut martabat kota,” katanya.

Dorongan Pengawasan dan Digitalisasi Pelestarian Budaya

Madong juga mengusulkan agar seluruh cagar budaya dan situs bersejarah yang dimiliki Pemkot Bekasi diawasi lebih ketat, termasuk melalui digitalisasi sistem pengawasan dan pelibatan aparat Satpol PP.

“Semua situs budaya harus dipasang CCTV. Kalau perlu, Satpol PP dikerahkan untuk patroli berkala. Ini bukan sekadar soal bangunan fisik, tapi warisan spiritual dan sejarah leluhur kita,” pungkasnya.

Visited 158 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x