Pemkot Bekasi Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Fokus pada Refleksi Diri

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kembang api menghiasi langit Jakarta saat malam pergantian tahun di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (01/01/2023).

Kembang api menghiasi langit Jakarta saat malam pergantian tahun di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (01/01/2023).

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi secara resmi mengeluarkan kebijakan larangan menyalakan kembang api pada perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum serta mengajak masyarakat agar tidak larut dalam euforia berlebihan, melainkan fokus pada refleksi diri.

​Kebijakan ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Ia menginstruksikan agar perayaan Tahun Baru di Kota Bekasi dilaksanakan secara sederhana, khidmat, dan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai positif.

​Surat Edaran Resmi: Tiadakan Pesta Kembang Api

​Tri Adhianto menjelaskan bahwa instruksi tersebut telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat maupun pelaku usaha di Kota Bekasi. Tujuannya adalah meminimalisir potensi gangguan keamanan dan menjaga suasana kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami sudah mengeluarkan Surat Edarannya. Baik larangan menyalakan kembang api, pesta-pesta kembang api, ataupun lainnya agar kegiatan tersebut ditiadakan,” tegas Tri Adhianto saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Rabu (24/12/2025).

​Respon Pihak Swasta dan Pembatalan Event Besar

​Kebijakan ini mendapat respon dari sektor swasta. Salah satu pusat perbelanjaan terbesar, Summarecon Mall Bekasi, yang sebelumnya merencanakan perayaan meriah, kini telah membatalkan agenda pesta kembang api mereka.

​Wali Kota Bekasi mengapresiasi langkah manajemen Summarecon yang mematuhi himbauan pemerintah. Ia juga memperingatkan pihak swasta lainnya untuk mengikuti aturan yang sama.

​”Kemarin, dari pihak Summarecon Mall Bekasi sudah meniadakan kegiatan pesta kembang api. Meskipun ada beberapa pihak swasta lainnya yang juga hendak membuat kegiatan serupa, nanti kita lihat. Dengan adanya surat himbauan itu, nanti akan kita tindak lanjuti jika masih ada yang melanggar,” tuturnya.

​Gelar Doa Bersama dan Solidaritas untuk Sumatera

​Sebagai pengganti hiruk-pikuk perayaan, Pemkot Bekasi telah menjadwalkan kegiatan doa bersama. Acara ini akan melibatkan unsur Alim Ulama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda untuk melakukan muhasabah atau refleksi diri atas perjalanan tahun 2025.

​Langkah ini juga diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap bencana yang menimpa wilayah Sumatera baru-baru ini.

​”Ya, kita akan melakukan doa bersama, mereview bentuk doa bersama untuk merefleksikan diri pada Tahun 2025,” ujar Tri.

​Ia menambahkan, “Di samping itu juga, terkait dengan merefleksikan diri, kita akan mengirimkan doa yang terbaik buat saudara-saudara kita yang ada di Sumatera.”

​Imbauan untuk Warga Bekasi

​Menjelang malam pergantian tahun, masyarakat Kota Bekasi diimbau untuk:

  • ​Menghindari konvoi kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan.
  • ​Mengisi malam tahun baru dengan kegiatan berkumpul bersama keluarga di rumah atau mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.
  • ​Tetap menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

​Dengan adanya larangan ini, diharapkan suasana malam Tahun Baru 2026 di Kota Bekasi dapat berjalan lebih aman, tenang, dan penuh makna.

Bagaimana rencana Anda menghabiskan malam pergantian tahun ini? Mari dukung ketertiban kota dengan kegiatan positif.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?
DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!
Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD
Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah
Sempat Viral Gegara Curam, Pemkot Bekasi Paksa Pengelola JPO Tol Bekasi Barat Pasang Anak Tangga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:01 WIB

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!

Jumat, 11 September 2026 - 09:55 WIB

Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x