Pemuda di Bekasi Timur Ditemukan Tewas Tergantung Usai Putus Cinta dengan Kekasih WN Finlandia

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah foto perempuan Warga Negara (WN) Finlandia masih tergantung di dinding yang diduga mantan kekasih RS.

Sebuah foto perempuan Warga Negara (WN) Finlandia masih tergantung di dinding yang diduga mantan kekasih RS.

Seorang pemuda berinisial RS (21) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis di kamar kontrakannya di Jalan Arjuna Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (29/07/2025) pagi. Dugaan kuat mengarah pada depresi akibat masalah asmara sebagai pemicu aksi nekatnya.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri sekitar pukul 08.00 WIB. Sang ayah merasa curiga karena RS tidak kunjung keluar kamar untuk beraktivitas seperti biasanya.

Kronologi Penemuan oleh Sang Ayah

Kecurigaan sang ayah memuncak saat pintu kamar RS terkunci dari dalam dan panggilan tidak mendapat respons. Bersama warga sekitar, ia terpaksa membuka paksa pintu tersebut dan mendapati pemandangan yang memilukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anaknya memang dikenal pendiam dan jarang bergaul. Saat pintu berhasil dibuka, korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan tali tambang plastik,” tutur Samud (60), salah seorang tetangga yang ikut membantu.

Petugas dari Polsek Bekasi Timur yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kisah Asmara dengan WN Finlandia

Dari dalam kamar korban, polisi menemukan petunjuk yang menguatkan dugaan motif bunuh diri, yakni sebuah foto perempuan Warga Negara (WN) Finlandia beserta bendera negara tersebut. Menurut keterangan warga, RS memang menjalin hubungan asmara dengan perempuan itu.

“Perempuan WN Finlandia itu adalah kekasihnya. Dia sering dijemput RS di bandara setiap kali datang ke Indonesia,” ungkap Samud.

Ia menambahkan, hubungan keduanya tampak merenggang belakangan ini. “Terakhir kekasihnya datang setelah Lebaran, lalu pulang lagi ke negaranya. Sejak saat itu, RS terlihat sangat murung dan lebih banyak mengurung diri,” lanjutnya.

Hal senada diungkapkan oleh Sugiyono (65), Ketua RT setempat. Ia mengaku pernah didatangi RS yang meminta izin agar kekasihnya dapat tinggal bersama di kontrakan tersebut.

“Saya tidak setujui permintaan itu karena lingkungan kami di sini mayoritas laki-laki dan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Saya sarankan jika serius, lebih baik menikah secara resmi,” jelas Sugiyono.

Penyelidikan Polisi dan Peringatan Kesehatan Mental

Pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah RS ke RSUD Kota Bekasi untuk proses visum et repertum guna memastikan penyebab pasti kematian.

“Saat ini kami masih mendalami motif dan penyebab kematian korban. Kami akan menelusuri riwayat komunikasi korban, termasuk hubungannya dengan kekasihnya,” ujar seorang petugas dari Polsek Bekasi Timur di lokasi kejadian.

Kasus ini menjadi pengingat tragis tentang pentingnya kesehatan mental, terutama di kalangan anak muda yang rentan mengalami tekanan psikologis akibat berbagai masalah, termasuk percintaan.

INFORMASI PENTING: Kontak Bantuan

Konten ini tidak untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal merasakan tekanan emosional, depresi, atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk mencari pertolongan. Anda tidak sendirian.

Hubungi profesional kesehatan jiwa atau layanan konseling terdekat. Anda juga dapat menghubungi layanan darurat Kementerian Kesehatan melalui:

  • Hotline Kemenkes: 119 (ekstensi 8)
  • LSM Pencegahan Bunuh Diri Into The Light Indonesia

Mari bersama-sama tingkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kita. Jangan ragu untuk menawarkan bantuan dan telinga untuk mendengarkan orang-orang terdekat Anda.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal
PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional
Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!
Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang
Tabrakan KA Bekasi Timur: Basarnas Evakuasi 3 Korban Terjepit KRL
Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:47 WIB

Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal

Rabu, 29 April 2026 - 20:11 WIB

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar

Rabu, 29 April 2026 - 14:02 WIB

Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional

Rabu, 29 April 2026 - 10:18 WIB

Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x