Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan Kecamatan Bekasi Timur saat melakukan pembongkaran manual bangunan liar yang berdiri di atas lahan PSU Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Durenjaya, Jumat (06/02/2026).

Petugas gabungan Kecamatan Bekasi Timur saat melakukan pembongkaran manual bangunan liar yang berdiri di atas lahan PSU Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Durenjaya, Jumat (06/02/2026).

​Poin Utama:

  • ​Lokasi Penertiban: Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur.
  • ​Objek: 8 bangunan liar (bangli) di atas lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU).
  • ​Dasar Hukum: Perda Kota Bekasi Nomor 10 Tahun 2011 tentang K3.
  • ​Personel: 51 petugas gabungan dikerahkan untuk pembongkaran manual.

​Pemerintah Kecamatan Bekasi Timur mengambil langkah tegas dengan membongkar paksa delapan bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Jalan Nonon Sonthanie, Kelurahan Durenjaya, Jumat (06/02/2026).

Penertiban ini dilakukan oleh puluhan petugas gabungan sebagai upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) sekaligus menindaklanjuti instruksi pimpinan daerah terkait penataan kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Penertiban Bangunan Liar Ini Dilakukan?

​Langkah penertiban ini merupakan tindak lanjut konkret atas instruksi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, serta dukungan terhadap Instruksi Presiden mengenai Gerakan Indonesia Asri.

Keberadaan bangunan tanpa izin di sepanjang jalan dan bantaran irigasi dinilai telah mengganggu ketertiban umum, menghambat fungsi fasilitas publik, serta merusak estetika wilayah.

​”Penataan ini dilakukan demi kepentingan bersama. Kami ingin kawasan Bekasi Timur lebih rapi dan nyaman, sekaligus mendukung program pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan lingkungan yang resik dan indah,” kata Camat Bekasi Timur, Arie Halimatussadiyyah, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi penertiban, Jumat (06/02/2026).

​Arie menegaskan bahwa Pemkot Bekasi melalui pihak kecamatan tidak hanya berhenti pada tahap pembongkaran.

Pengawasan intensif akan terus dilakukan pasca-penertiban untuk memastikan lahan PSU yang telah bersih tidak kembali diserobot atau dimanfaatkan secara ilegal oleh oknum tidak bertanggung jawab.

​Bagaimana Prosedur Pembongkaran yang Dijalankan Petugas?

​Sebelum eksekusi pembongkaran dilakukan, pihak kecamatan telah menempuh jalur persuasif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Bekasi Timur, Victor Yudistira, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan ruang bagi pemilik bangunan untuk membongkar sendiri properti mereka.

​”Kami sudah memberikan edukasi serta melayangkan surat teguran pertama hingga ketiga agar pemilik membongkar mandiri. Namun, karena masih ada sekitar delapan bangli yang bertahan di lahan PSU, maka hari ini kami tertibkan,” ungkap Victor kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela kegiatan, Jumat (06/02/2026).

​Dalam operasi ini, sebanyak 51 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Proses pembongkaran dilakukan secara manual dan berlangsung kondusif tanpa adanya perlawanan dari warga atau pemilik bangunan.

​Apa Dasar Hukum Penindakan Tersebut?

​Tindakan tegas ini memiliki landasan hukum yang kuat. Keberadaan bangunan-bangunan tersebut secara sah dan meyakinkan terbukti melanggar regulasi daerah, yakni:

  • ​Perda Kota Bekasi Nomor 10 Tahun 2011: Tentang Ketentuan Umum Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3).
  • ​Penyalahgunaan Lahan PSU: Okupasi lahan yang seharusnya diperuntukkan bagi fasilitas sosial dan umum.

​Dengan ditertibkannya kawasan Jalan Nonon Sonthanie, diharapkan fungsi jalan dan saluran air di Kelurahan Durenjaya dapat kembali normal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas.

​Warga Bekasi, mari jaga lingkungan kita! Jika Anda melihat adanya pelanggaran ketertiban umum atau penyalahgunaan lahan fasilitas publik di wilayah Anda, segera laporkan melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau hubungi layanan Call Center 112.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x