Polemik Kolekte Natal ke Palestina, YAMSI Pasang Badan Bela Ara Sirait: Ini Murni Kemanusiaan

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Gambar : Instagram/@maruararsirait

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Gambar : Instagram/@maruararsirait

BEKASI – Rencana Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, untuk menyumbangkan dana kolekte Perayaan Natal Nasional ke Palestina memuai pro dan kontra.

Gelombang kritik datang dari warganet (netizen) yang mempertanyakan urgensi bantuan ke luar negeri di tengah berbagai persoalan gereja di dalam negeri.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia (YAMSI), Ricky Tambunan, angkat bicara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai langkah pria yang akrab disapa Ara Sirait tersebut memiliki dasar kemanusiaan yang kuat dan tidak seharusnya dipolitisasi secara negatif.

​Kritik Netizen vs Niat Kemanusiaan

Dalam beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan oleh komentar netizen yang menuding langkah Ara salah kaprah.

Banyak pihak menyayangkan keputusan tersebut dan membandingkannya dengan kondisi di Indonesia, di mana masih terdapat kasus penolakan peribadatan hingga kesulitan izin pendirian gereja.

Namun, Ricky Tambunan meminta publik untuk melihat persoalan ini dengan kacamata yang lebih jernih.

Menurutnya, niat Ara Sirait didasari oleh rasa solidaritas kemanusiaan universal yang melampaui batas negara.

​”Masyarakat Kristen Indonesia jangan terjustifikasi dangkal dan tidak mendasar atas pernyataan Ara. Apa yang salah dari berhikmat untuk kemanusiaan di Palestina? Ara dan Panitia Natal Nasional ingin membantu dari sisi kemanusiaan, mengingat di Palestina juga terdapat komunitas Kristen yang menjadi korban dan minoritas,” ujar Ricky dalam keterangan persnya di Bekasi, Senin (24/11/2025).

​Transparansi Penyaluran: Bukan untuk Hamas

Salah satu kekhawatiran terbesar publik adalah potensi penyalahgunaan dana atau ketakutan bahwa bantuan akan mengalir ke kelompok kombatan seperti Hamas.

Menjawab hal ini, Ricky, yang mengaku mengenal karakter Ara sejak 1998 saat bersama-sama menjadi pengurus PDI Perjuangan Jawa Barat, menjamin transparansi penyaluran bantuan.

​”Ara itu politisi cerdas dan pelopor, bukan sekadar pengikut. Dia sangat anti-korupsi dan transparan. Dalam mengelola kegiatan, apalagi yang melibatkan dana umat, pasti akan diaudit oleh akuntan publik agar tepat guna dan tidak dikorup,” tegas Ricky.

Ricky menambahkan bahwa Ara tidak bekerja sendirian. Ia melibatkan tokoh-tokoh gereja terkemuka, termasuk Ephorus HKBP Pdt. Viktor Tinambunan, serta perwakilan dari Gereja Katolik dan denominasi lainnya.

​”Saya pastikan bantuan itu tidak akan lewat Hamas. Ara sudah tahu muaranya ke mana. Pelibatan tokoh gereja mengisyaratkan bahwa bantuan ini akan tepat sasaran, kemungkinan besar melalui jaringan gereja atau lembaga kemanusiaan internasional yang kredibel di sana,” imbuhnya.

Jejak Rekam Kepedulian pada Gereja Lokal

Ricky juga menepis anggapan bahwa Ara Sirait dan mendiang ayahnya, Sabam Sirait, abai terhadap persoalan gereja di Indonesia.

Menurutnya, keluarga Sirait memiliki rekam jejak panjang dalam membantu gereja-gereja di tanah air tanpa memandang denominasi.

​”Ara dan Alm. Sabam Sirait adalah figur yang kerap berbuat nyata membantu gereja di Indonesia, baik melalui pemikiran maupun dana, tanpa banyak ‘omon-omon’ (banyak bicara). Mereka membantu tanpa membeda-bedakan asal usul gereja,” jelas Ricky.

​Refleksi Kasih dan Pesan Damai

​Menutup keterangannya, Ricky mengutip ayat Alkitab dari Yohanes 8:11 tentang kisah Yesus dan perempuan yang berzina, mengingatkan agar masyarakat tidak mudah menghakimi niat baik seseorang.

“Barangsiapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melempar batu.”

​Ayat ini, menurut Ricky, menjadi relevan sebagai pengingat bagi masyarakat dan netizen agar tidak memandang inisiatif Panitia Natal Nasional dengan prasangka buruk.

​”Mari kita dukung niat baik ini. Ara Sirait bukan tipe pemimpin ‘Asal Bapak Senang’. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang untuk menunjukkan wajah kasih Indonesia kepada dunia,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat Anda mengenai rencana donasi ini? Sampaikan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Visited 385 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?
Perang Iran Merupakan Katalis Bagi Israel Menuju Pax Judaika dan Dinamikanya bagi Indonesia
Abdul Mu’ti Didesak Lepas Jabatan Sekum Muhammadiyah Sebelum Muktamar Digelar
LBH Fraksi ’98: Filsafat Hukum Pancasila Harus Responsif Era AI!
Mengungkap Fakta Gaji Guru Honorer dan Misteri Transparansi Dana BOS: Keadilan atau Sandera?
Menguak Dalang Tersembunyi Kasus Ijon Bekasi: Fakta Mengejutkan di Balik Skandal SRJ dan AKK
Bongkar Korupsi Berjamaah: Mengapa Hakim Berwenang Tetapkan Tersangka Baru di Persidangan?
Rahasia Ketenangan Pikiran: Mengungkap Manfaat Membaca Buku untuk Kesehatan Jiwa di Era Digital
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:59 WIB

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:49 WIB

Perang Iran Merupakan Katalis Bagi Israel Menuju Pax Judaika dan Dinamikanya bagi Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB

Abdul Mu’ti Didesak Lepas Jabatan Sekum Muhammadiyah Sebelum Muktamar Digelar

Senin, 1 Juni 2026 - 12:08 WIB

LBH Fraksi ’98: Filsafat Hukum Pancasila Harus Responsif Era AI!

Sabtu, 25 April 2026 - 12:16 WIB

Mengungkap Fakta Gaji Guru Honorer dan Misteri Transparansi Dana BOS: Keadilan atau Sandera?

Berita Terbaru

Suasana pelaksanaan Seleksi Tulis Beasiswa Calon Pelaut Pertamina Patra Niaga yang diikuti oleh puluhan kandidat saat mengerjakan ujian psikotes dan kemampuan bahasa berbasis digital di Semarang, pada 9 hingga 11 Juni 2026.

Nasional

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Jun 2026 - 01:00 WIB

Seorang petugas SPBU Pertamina tengah melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen. PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa angka Rp18.040 per liter pada struk viral adalah harga keekonomian murni, sementara masyarakat tetap membeli dengan harga subsidi yang ditetapkan Pemerintah. (Foto: Dok. Pertamina)

Nasional

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Rabu, 17 Jun 2026 - 00:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x