Realisasi PAD Baru 66,58%, DPRD Peringatkan Wali Kota Bekasi di Sisa Waktu Kritis

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025).

Kinerja pendapatan daerah Kota Bekasi mendapat sorotan tajam dari legislatif. Hingga akhir Oktober 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai 66,58% dari target. Komisi III DPRD mendesak Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, untuk segera mengevaluasi dan menggenjot kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sisa waktu yang sangat krusial.

BEKASI – Waktu yang tersisa di tahun anggaran 2025 semakin sempit, namun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi masih jauh dari harapan. Lambatnya realisasi pendapatan ini menjadi perhatian serius Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

​Wakil Ketua Komisi III DPRD, Alit Jamaludin, secara terbuka memberikan peringatan kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terkait pencapaian yang dinilai belum optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Target Masih Jauh, Kinerja OPD Disorot

​Dalam interupsinya saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (30/10/2025), Alit Jamaludin membeberkan data terbaru yang mengkhawatirkan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

​”Saya mengingatkan Pak Wali, target PAD kita sampai bulan Oktober ini baru mencapai 66,58 persen. Kami dari Komisi III baru mendapat laporan dari Bapenda,” ucap Alit dengan tegas.

​Angka ini menunjukkan adanya potensi kegagalan mencapai target yang telah ditetapkan dalam APBD. Alit menekankan agar seluruh OPD penghasil pendapatan bisa bekerja lebih keras dan mengoptimalkan segala potensi yang ada dalam sisa waktu kurang dari dua bulan.

Janji Target Minimal 90 Persen Ditagih

​Peringatan dari DPRD ini bukan tanpa dasar. Menurut Alit, sebelumnya pihak eksekutif, termasuk Wali Kota dan Kepala Bapenda, pernah menyampaikan optimisme dan janji bahwa realisasi PAD pada akhir tahun bisa mencapai angka minimal 90 persen.

​”Jadi, mohon untuk bisa dievaluasi dan menjadi perhatian bagaimana kemudian target PAD ini bisa dioptimalisasi, khususnya di akhir tahun,” sambungnya, menagih komitmen yang pernah disampaikan.

​Kegagalan mencapai target PAD akan berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah dan pembiayaan program-program pembangunan yang telah direncanakan untuk masyarakat.

Jawaban Wali Kota: Rasionalisasi Anggaran Jadi Salah Satu Faktor

​Menanggapi sorotan tajam tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa catatan dan masukan dari Komisi III DPRD telah diterima dan menjadi bahan evaluasi internal pemerintah daerah.

​”Saya kira itu sudah menjadi catatan buat kita, makanya tadi tidak kita konfrontir. Karena itu nanti langsung sudah didengar oleh SKPD-nya,” ujar Tri.

​Tri Adhianto juga memberikan penjelasan mengenai beberapa faktor yang menurutnya berkontribusi pada lambatnya realisasi pendapatan. Ia menyebut adanya program rasionalisasi dan efisiensi anggaran sebagai salah satu penyebabnya.

​”Lambannya target pendapatan turut didukung karena adanya rasionalisasi terkait dengan program dan juga efisiensi,” jelasnya.

​Meski demikian, Tri menegaskan komitmennya untuk mendorong jajarannya agar bekerja maksimal di sisa waktu yang ada.

​”Apapun pada dasarnya, ini menjadi catatan dan evaluasi untuk bisa segera dioptimalkan hingga akhir tahun mendatang,” pungkasnya.

​Kini, publik menantikan langkah-langkah konkret dari Pemkot Bekasi untuk mengejar ketertinggalan target PAD dalam dua bulan terakhir tahun 2025.

Visited 158 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!
DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini
Plh Wali Kota Bekasi Diremehkan? Komisi 1 Kritik Pejabat Mangkir Apel
​2 Bulan Mandek! Ketua DPRD Kota Bekasi Tagih Realisasi Ganti Rugi Korban SPBE Cimuning
DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal
Geger! 3 ASN Bekasi Utara Diduga Terjerat Narkoba, Pecat Saja!
Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang
​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:42 WIB

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:28 WIB

DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Diremehkan? Komisi 1 Kritik Pejabat Mangkir Apel

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:42 WIB

​2 Bulan Mandek! Ketua DPRD Kota Bekasi Tagih Realisasi Ganti Rugi Korban SPBE Cimuning

Senin, 25 Mei 2026 - 17:29 WIB

DPRD Kota Bekasi Dorong Pemkot Jemput Bola Banpres FO Bulak Kapal

Berita Terbaru

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan jajaran pejabat terkait memamerkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berpredikat WTP usai prosesi penyerahan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (09/06/2026).

Parlementaria

Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:42 WIB

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal kepada wartawan usai dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (08/06/2026). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Masuk Istana, Said Iqbal Jamin Hak Demo Buruh Tak Dikebiri

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x