Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan barang bukti berupa ribuan butir obat keras golongan G, termasuk Eximer, Tramadol, dan Trihexyphenidyl, yang berhasil disita oleh jajaran Polsek Cileungsi dari sebuah markas distributor di kawasan Jalan Cempaka, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Tumpukan barang bukti berupa ribuan butir obat keras golongan G, termasuk Eximer, Tramadol, dan Trihexyphenidyl, yang berhasil disita oleh jajaran Polsek Cileungsi dari sebuah markas distributor di kawasan Jalan Cempaka, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • ​Gudang distributor obat keras golongan G di Jalan Cempaka, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, digerebek jajaran Polsek Cileungsi.
  • ​Operasi penyergapan sempat diwarnai adangan dari seorang oknum sok jago yang mengaku sebagai wartawan sekaligus pelindung bisnis ilegal tersebut.
  • ​Sebanyak 1.931 butir ‘pil dewa’ (Eximer, Tramadol, dll) berhasil disita aparat kepolisian.
  • ​Tiga tersangka pengedar dan pembeli berinisial F, H, dan MG resmi ditangkap menyusul laporan masyarakat pada Senin (20/04/2026).

Pemberantasan mafia obat terlarang di wilayah perbatasan kembali memanas. Jajaran Polsek Cileungsi sukses membongkar markas distributor utama obat keras golongan G di kawasan Jalan Cempaka, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Penggerebekan yang bermula dari penangkapan di Gunung Putri ini berlangsung dramatis, lantaran aparat kepolisian sempat diadang oleh oknum sok jago yang berlindung di balik kedok profesi wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Kronologi Penggerebekan Obat Keras di Jatisampurna?

​Pembongkaran pusat distribusi yang menyuplai kawasan Bogor Timur ini bermula dari penangkapan seorang pengedar berinisial F (26).

Bermodalkan laporan keresahan masyarakat pada Senin (20/04/2026), tim operasional Polsek Cileungsi meringkus F di kawasan Jalan Raya Transyogi, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 15.00 WIB.

​Berdasarkan “nyanyian” F saat diinterogasi secara intensif, polisi langsung tancap gas bergerak ke sarang utama distributor di Jatisampurna, Kota Bekasi, untuk memutus total rantai pasokan.

​Benarkah Ada Oknum Wartawan yang Menjadi Beking Obat Keras?

​Benar, saat aparat merangsek masuk ke lokasi distributor di kawasan Jatisampurna, seorang pria berinisial M mencoba menghalangi petugas dengan pongah dan mengaku-ngaku sebagai wartawan.

@rakyatbekasi.com

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas! Pemberantasan mafia obat terlarang di wilayah perbatasan kembali memanas. Jajaran Polsek Cileungsi sukses membongkar markas distributor utama obat keras golongan G di… Baca selengkapnya: https://rakyatbekasi.com/sok-jago-bekingi-distributor-obat-keras-tipe-g-di-jatisampurna-oknum-wartawan-dilibas/

♬ original sound – rakyatbekasi.com – rakyatbekasi.com

Pria tersebut diduga kuat bertindak sebagai beking bisnis ilegal yang merusak generasi muda di wilayah hukum Pemkot Bekasi dan sekitarnya.

​”Saat kami melakukan pengembangan ke titik suplai di Jatisampurna, muncul oknum mengaku wartawan yang terkesan kuat melindungi warung tersebut. Sempat terjadi perdebatan panas di lapangan, namun kami tetap menindak tegas dan mengamankan lokasi,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, dikutip Jumat (24/04/2026).

​Apa Saja Barang Bukti yang Disita dari Markas Jatisampurna?

​Dalam operasi sapu bersih tersebut, aparat kepolisian tidak memberikan ruang kompromi dan menyita barang bukti yang cukup fantastis, yakni sebanyak 1.931 butir pil dewa.

Di lokasi yang sama, polisi juga menangkap dua pria berinisial H (23) yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir, serta MG (25) seorang karyawan swasta, yang tertangkap basah sedang bertransaksi.

​Rincian barang bukti perusak saraf yang berhasil diamankan meliputi:

  • ​1.211 butir Eximer
  • ​705 butir Tramadol
  • ​6 butir Kamlet Alprazolam
  • ​5 butir Trihexyphenidyl
  • ​4 butir Merlopam

​”Ketiga terduga pelaku beserta ribuan barang bukti saat ini sudah kami amankan di Mapolsek Cileungsi untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan aktivitas yang mencurigakan demi menjaga kondusivitas lingkungan,” tuturnya.

Terbongkarnya jaringan Jatisampurna ini menjadi tamparan keras bagi para pelaku kejahatan sekaligus catatan penting bagi aparat penegak hukum.

Data intelijen dari operasi sapu bersih ini dipastikan akan digunakan untuk melacak dan memutus tuntas rantai peredaran obat terlarang lintas wilayah perbatasan Bogor-Bekasi.

​Apakah lingkungan Anda di Kota atau Kabupaten Bekasi mulai rawan dengan peredaran obat keras?

Jangan ragu untuk melapor ke pihak berwajib! Bagikan artikel ini agar masyarakat semakin waspada, dan pantau terus RakyatBekasi.com untuk update berita kriminal dan kebijakan Pemkot Bekasi terbaru.

Visited 104 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Berita Terbaru

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:01 WIB

Infografis Pencairan Dana Hibah RW Kota Bekasi 2026. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:11 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Opini

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Senin, 15 Jun 2026 - 19:59 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x