Poin Utama:
- Momen Satu Tahun: Pasangan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe genap satu tahun memimpin Kota Bekasi pada Jumat, 20 Februari 2026.
- Fokus Utama: Perbaikan jalan rusak dan penanganan banjir menjadi prioritas evaluasi kinerja.
- Pembagian Wewenang: Jalan protokol seperti Jl. Ahmad Yani dan Jl. Sultan Agung ditangani Pusat (PUPR), sedangkan Jl. Narogong dan Jl. Perjuangan ditangani Provinsi Jabar.
- Target Lebaran: Perbaikan jalan nasional ditargetkan rampung H-10 Lebaran untuk mendukung arus mudik 2026.
Menjelang satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe pada Jumat (20/02/2026), Pemkot Bekasi menyoroti infrastruktur sebagai catatan paling serius yang harus segera dibenahi.
Kondisi cuaca ekstrem dan kerusakan di sejumlah ruas jalan utama menjadi tantangan berat dalam merealisasikan kenyamanan bagi warga Bumi Patriot.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Tantangan Terberat dalam Perbaikan Jalan di Bekasi?
Wali Kota Bekasi mengakui bahwa hingga saat ini, kondisi sejumlah ruas jalan belum sepenuhnya prima untuk dilalui masyarakat.
Faktor cuaca dengan curah hujan tinggi di awal tahun 2026 menjadi kendala teknis utama dalam proses pengerjaan di lapangan.
”Lantaran, tingginya intensitas hujan turut menjadi tantangan dalam proses perbaikan. Kami menyadari betul hari ini kondisi jalan memang belum sepenuhnya dalam kondisi yang layak untuk dilalui. Tetapi cuaca juga menjadi tantangan tersendiri,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Rabu (18/02/2026).
Meskipun demikian, Pemkot Bekasi tetap berkomitmen melakukan perbaikan bertahap berdasarkan skala prioritas.
Beberapa titik yang telah rampung dikerjakan antara lain meliputi kawasan Jalan Nonon Sonthanie, Jalan Gusti Ngurah Rai, Jalan Cipendawa, hingga perbaikan akses di wilayah Kecamatan Bekasi Utara.
Mengapa Tidak Semua Jalan Rusak Ditangani Pemkot Bekasi?
Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tidak seluruh ruas jalan di wilayah administratif Kota Bekasi berada di bawah kewenangan Pemkot Bekasi.
Terdapat pembagian status jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Berikut adalah pembagian kewenangan jalan yang vital bagi warga Bekasi:
- Kewenangan Pusat (Kementerian PUPR): Jalan Sultan Agung, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Ir. H. Juanda.
- Kewenangan Provinsi Jawa Barat: Jalan Perjuangan, Jalan Siliwangi, dan Jalan Raya Narogong (yang melintasi wilayah Rawalumbu hingga Bantargebang).
Khusus untuk jalan nasional, Kementerian PUPR telah memastikan proses recovery atau perbaikan akan dikebut dan selesai sebelum H-10 Lebaran guna mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
Bagaimana Nasib Jalan Provinsi yang Rusak?
Terkait kerusakan di jalur provinsi seperti di Jalan Raya Narogong yang kerap dikeluhkan warga Rawalumbu dan Bantargebang, Tri Adhianto memastikan pihaknya terus melakukan desakan dan koordinasi.
”Sementara, mengenai ruas Jalur Provinsi seperti Jalan Perjuangan, Jalan Siliwangi dan Jalan Narogong, Pemkot Bekasi terus melakukan koordinasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera dilakukan penanganan,” jelasnya.
Tri menambahkan bahwa konsentrasi utama pemerintah saat ini adalah memastikan infrastruktur tersebut dapat dinikmati masyarakat dengan aman.
Apa Langkah Pemkot Bekasi Mengatasi Banjir Kiriman?
Selain jalan, banjir juga menjadi sorotan dalam refleksi satu tahun ini. Tri Adhianto menyebut banjir di Kota Bekasi merupakan keniscayaan situasional akibat hujan lokal dan kiriman dari hulu. Perubahan tata guna lahan di kawasan Sentul dan sekitarnya dinilai turut memengaruhi debit air yang masuk ke aliran sungai di Bekasi.
Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Bekasi tengah menyiapkan langkah teknis berupa:
- Pembangunan tanggul di titik rawan.
- Pengerukan atau normalisasi sungai.
- Koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar untuk penanganan wilayah hulu.
Refleksi satu tahun kepemimpinan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe ini diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan momentum percepatan pembenahan infrastruktur demi keselamatan dan kualitas hidup warga Kota Bekasi.
Punya keluhan soal jalan berlubang atau banjir di lingkungan RT/RW Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau sampaikan di kolom komentar RakyatBekasi.Com agar dapat kami suarakan kepada pemangku kebijakan.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















