SMPN 13 Bekasi Inventarisir Puluhan Korban Guru Cabul, DP3A Lakukan Konseling

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – SMP Negeri 13 Kota Bekasi tengah melakukan pendataan dan inventarisasi jumlah korban terkait kasus dugaan asusila yang melibatkan oknum guru olahraga berinisial J.

Langkah ini diambil setelah mencuatnya kasus yang menggemparkan lingkungan sekolah tersebut.

Bilal, alumni SMP Negeri 13 Kota Bekasi angkatan 2013, mengungkapkan bahwa pihak sekolah berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai jumlah siswa yang menjadi korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban-korban ini akan dikumpulkan datanya. Berdasarkan hasil rapat audiensi bersama DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) setelah konseling, data-data tersebut akan disampaikan ke komite sekolah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (25/08/2025).

Proses konseling menjadi langkah awal dalam menangani polemik dugaan asusila ini.

DP3A Kota Bekasi turut serta memberikan pendampingan psikologis kepada para siswa yang diduga menjadi korban.

“Proses konseling akan dilakukan terlebih dahulu, kemudian baru diproses sebagaimana semestinya. Para orang tua wali murid mengharapkan keadilan yang seadil-adilnya,” imbuh Bilal.

Menurut informasi terkini, salah satu korban yang teridentifikasi masih menjabat sebagai anggota OSIS.

Namun, Bilal tidak dapat memastikan jumlah korban secara keseluruhan karena banyak yang enggan berbicara terbuka.

“Jumlah korban secara pasti belum diketahui karena banyak yang tidak speak up. Informasinya masih simpang siur,” katanya.

Mengenai kemungkinan pelaporan kasus ini ke pihak berwajib, Bilal menjelaskan bahwa hal tersebut akan diputuskan setelah hasil konseling dari DP3A keluar.

“Itu tergantung dari hasil konseling di DP3A. Unsur-unsur pelecehan itu kan banyak, ada verbal, non-verbal,” paparnya.

Kasus dugaan asusila ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Selain pihak sekolah dan DP3A, komite sekolah dan perwakilan orang tua juga terlibat aktif dalam mencari solusi terbaik bagi para korban.

“Kami berharap kasus ini dapat segera diselesaikan dengan adil dan transparan. Yang terpenting adalah pemulihan psikologis para korban dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar salah seorang perwakilan orang tua yang enggan disebutkan namanya.

Dapatkan perkembangan terbaru kasus ini dan informasi penting lainnya seputar pendidikan di Kota Bekasi hanya di rakyatbekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!
Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi
Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi
Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026
KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:49 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!

Jumat, 4 September 2026 - 20:41 WIB

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 18:04 WIB

Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 16:37 WIB

Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:46 WIB

KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x