Poin Utama:
- Jadwal Acara: Perayaan Natal Nasional digelar pada 5 Januari 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan.
- Fokus Solidaritas: Acara didedikasikan untuk rakyat Palestina sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Desakan Mendesak: Panitia diminta segera menyalurkan bantuan bagi ribuan korban bencana alam di Sumatera Utara.
JAKARTA – Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mengingatkan Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, untuk tidak hanya memfokuskan solidaritas pada Palestina, tetapi juga segera bergerak membantu korban bencana alam di Sumatera Utara (Sumut).
Pernyataan ini disampaikan Sutrisno merespons rencana perayaan Natal Nasional yang akan digelar awal tahun depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Agenda Utama Natal Nasional 2025?
Perayaan Natal Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Indoor Senayan pada Senin, 5 Januari 2026.
Ketua Panitia Natal Nasional, Maruarar Sirait (Ara), menegaskan bahwa agenda tersebut akan menjadi persembahan khusus untuk rakyat Palestina, sebuah rencana yang telah diketahui dan menjadi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Bagaimana Pandangan PDIP Terkait Solidaritas Palestina Tersebut?
Sutrisno menilai langkah Ara yang menunjukkan solidaritas terhadap Palestina merupakan cerminan nilai-nilai yang dipelajarinya selama berada di PDI Perjuangan.
Ia menyebut Ara meneladani sikap Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster yang konsisten menolak kehadiran tim Israel pada Piala Dunia U-20 demi konstitusi dan kemanusiaan, meskipun harus menanggung risiko politik.
Menurut Sutrisno, meski Ara telah mundur dari partai dan kini menjabat sebagai Menteri, komitmen kemanusiaan tersebut membuktikan bahwa ia masih merawat nilai-nilai ajaran Bung Karno yang dijaga PDIP.
Mengapa Panitia Diminta Fokus ke Bencana Sumatera Utara?
Meskipun mendukung rencana bantuan untuk Palestina, Sutrisno menekankan bahwa Ara harus bekerja keras agar cinta kasih yang sama juga dirasakan oleh korban bencana alam di Sumut.
Saat ini, ribuan warga di Sumut akan merayakan Natal dalam suasana duka akibat kehilangan keluarga, rumah, dan harta benda karena bencana.
”Ara harus segera bergerak, mengumpulkan bantuan Natal bagi warga Sumut. Agar tidak ada kesan, Ara lebih peduli bangsa lain dari bangsa sendiri,” tegas Sutrisno.
Apa Langkah Konkret yang Diharapkan?
Kekuasaan dan akses yang dimiliki Maruarar Sirait saat ini dinilai memudahkannya untuk memobilisasi bantuan bagi warga terdampak di Sumut.
Sutrisno menyarankan agar Panitia Natal Nasional 2025 segera bekerja sama dengan gereja-gereja di daerah bencana untuk menyalurkan donasi, sehingga semangat Natal sebagai solidaritas lintas batas dapat mengalir mulai dari Sumut hingga ke Palestina.
Selain itu, Sutrisno juga menyoroti kinerja kepemimpinan daerah.
“Ara harus membantu Bobby Nasution yang tidak mampu memimpin penanggulangan dan penanganan bencana alam di Sumut,” pungkasnya.
Data Dukungan Lapangan:
- DPD PDI Perjuangan Sumut telah mendirikan dapur umum di Medan.
- Kantor partai di Tapanuli Tengah (Tapteng) difungsikan sebagai posko pengungsian.
- Bantuan pangan dari anggota legislatif PDIP telah didistribusikan ke lokasi bencana.
Ingin informasi layanan publik atau melaporkan kondisi bencana di wilayah Anda? Hubungi redaksi kami.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















