Tolak Tax Amnesty, Menkeu Purbaya: Bisa Jadi Insentif Orang untuk Kibul-Kibul

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan enggan kembali menjalankan program tax amnesty atau pengampunan pajak sebagai strategi untuk meningkatkan penerimaan negara. Menurutnya, kebijakan tersebut justru berpotensi menjadi insentif bagi wajib pajak yang ingin menghindari kewajiban mereka.

“Kalau setiap dua tahun ada tax amnesty, itu akan memberi insentif kepada orang-orang untuk kibul-kibul. Mereka akan berpikir, dua tahun lagi akan ada tax amnesty lagi. Jadi itu bukan sinyal yang bagus,” ujar Purbaya dalam keterangan pers, Jumat (19/09/2025).

Tetap Terbuka untuk Kajian, Tapi Skeptis

Meski menolak secara prinsip, Purbaya mengaku tetap akan mempelajari setiap usulan kebijakan, termasuk tax amnesty, sebelum mengambil keputusan final.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya enggak tahu saya bisa nolak tax amnesty atau enggak, saya lihat perkembangannya seperti apa. Saya akan pelajari seperti apa proposalnya. Tapi sebagai ekonom, menurut saya sih tidak terlalu appropriate, tidak terlalu pas,” tegasnya.

Fokus pada Pemungutan Pajak yang Adil

Purbaya menekankan bahwa kebijakan pajak seharusnya fokus pada pemungutan pajak yang sesuai aturan, tanpa memberatkan pembayar pajak yang patuh. Ia menilai, penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggar pajak lebih efektif dibanding memberi pengampunan berkala.

“Yang pas adalah jalankan program pajak yang benar, collect yang betul. Kalau ada yang salah, dihukum. Tapi kita jangan meres, harus ada perlakuan yang baik terhadap pembayar pajak,” jelasnya.

Dorongan untuk Menggerakkan Ekonomi Lewat Konsumsi

Selain dari pajak, Purbaya juga mengajak masyarakat untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi domestik.

“Kalau sudah punya duit, ya dibelanjain. Itu juga membantu perekonomian,” ujarnya.

Latar Belakang Program Tax Amnesty

Program tax amnesty sebelumnya pernah dijalankan pemerintah Indonesia pada 2016 dan 2022. Tujuannya adalah menarik dana yang disimpan di luar negeri dan memperluas basis pajak. Namun, kebijakan ini menuai pro-kontra.

Pendukungnya menilai tax amnesty efektif meningkatkan penerimaan jangka pendek, sementara pengkritiknya, seperti Purbaya, khawatir kebijakan ini justru melemahkan kepatuhan pajak jangka panjang.

Bagaimana pendapat Anda soal wacana tax amnesty? Apakah kebijakan ini perlu dijalankan kembali atau justru dihentikan? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis
Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang
Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri
Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri
Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas
Badai Skandal Migas Berlanjut, Kejagung Borong Pemeriksaan 4 ASN Pemkot Bekasi Hari Ini
KPK Hanya Berani Tangkap Koruptor Kelas Teri di Kasus BBPJN Sumut? Ini Faktanya!
Dugaan Korupsi KSO PT Migas Menggurita, Kejagung Periksa 3 ASN Pemkot Bekasi dan Petinggi Foster Oil
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x